Wushul Kepada Allah Dalam Kitab Hikam dan Caranya

Wushul kepada Allah adalah melihat Allah dengan ‘ainul bashiroh (mata hati) yang mana dalam kenyakinan orang yang sudah wushul tersebut telah Haqqul yaqin, bahwa alam semesta ini pada hakekatnya adalah bayangan dari Penciptanya, sehingga dia dapat merasakan wujud yang sejati itu hanyalah Allah, sedangkan lainnya hanyalah bukti dari wujud yang sejati tersebut, yaitu Allah swt.

Dalam kitab hikam diterangkan : Lanjutkan membaca “Wushul Kepada Allah Dalam Kitab Hikam dan Caranya”

Imam Syafi’i Tabarruk Dengan Jubah Muridnya

Sungguh sangat rugi orang yang tidak pernah bertabarruk (mengambil berkah kepada orang-orang sholeh). Apakah mereka menganggap bahwa diri mereka sudah baik dan tidak lagi membutuhkan orang-orang sholeh dalam menghadapi berbagai problematika dalam kehidupan?. Sungguh orang-orang sholeh adalah tempat meminta bantuan yang paling benar.

Lanjutkan membaca “Imam Syafi’i Tabarruk Dengan Jubah Muridnya”

Khatamkan Al-Quran Setiap Minggu Atau Setiap Bulan Atau Sesuai Dengan Kemampaun Kita

Khatamkan Al-Quran Setiap Minggu Atau Setiap Bulan Atau Sesuai Dengan Kemampaun Kita.

Seharusnya seorang muslim tidak hanya membaca Al-Qur’an tanpa memiliki keinginan untuk mengkhatamkannya dalam waktu tertentu. Sesungguhnya ada nasehat dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam berkenaan dengan mengkhatamkan Al-Qur’an.

Nasehat ini dikatakan Rasulullah karena adanya pertanyaan dari sahabat Abdullah Amru bin Ash tentang bagaimana sebaiknya ia membaca Al-Qur’an.Lanjutkan membaca “Khatamkan Al-Quran Setiap Minggu Atau Setiap Bulan Atau Sesuai Dengan Kemampaun Kita”