Lakukanlah Ibadah Di Waktu-Waktu Yang Mulia, Karena Pahalanya Lebih Besar

Lakukanlah Ibadah Di Waktu-Waktu Yang Mulia, Karena Pahalanya Lebih Besar. Semua amal ibadah itu baik dan memiliki pahala yang besar, namun jika ibadah itu dilakukan pada hari-hari atau bulan yang utama maka keutamaan ibadah itu akan lebih besar. Diantara bulan-bulan yang dimuliakan Allah adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjag, Muharram, dan Ramadhan. Sesungguhnya Allah telah menghendaki kemuliaan padaLanjutkan membaca “Lakukanlah Ibadah Di Waktu-Waktu Yang Mulia, Karena Pahalanya Lebih Besar”

Yang Memperhatikan Waktunya Akan Beruntung

وَالْعَصْرِ (١) إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (٢) إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS. Al- ‘Ashr: 1-3) Manusia akan merasakan kerugian apabila ia tidakLanjutkan membaca “Yang Memperhatikan Waktunya Akan Beruntung”

Waktu Kita Hanya Ada Empat, Apa Saja?

Ketika kita meninggalkan shalat atau puasa kita bisa mengqadhanya di waktu yang lain. Akan tetapi hak-hak waktu, kita tidak bisa mengqadhanya. Waktu manusia pada hakikatnya terbagi menjadi empat yaitu; waktu ketika taat, waktu ketika bermaksiat, waktu ketika mendapatkan nikmat, dan waktu ketika mendapatkan musibah. Allah memiliki hak atas kita pada masing-masing waktu itu. Ketika kitaLanjutkan membaca “Waktu Kita Hanya Ada Empat, Apa Saja?”