Ribath Al-Habib Ali Al-Habsyi (Shohib Mulid Simtut Duror)

Seorang ulama tidak mendirikan sebuah tempat atau bangunan, kecuali bangunan itu pasti akan ia gunakakan untuk mengajarkan ilmu-ilmu agama Islam dan kegiatan-kegiatan ibadah. Al-Habib Ali Al-Habsyi (shohib Maulid Simtut Duror) berkata: Selama 30 tahun aku tinggal di bumi ini, di mesjid hambal. Siang dan malam mesjid hambal makmur dengan dzikir,tilawatul qur’an dan pengajian. Para tetanggaLanjutkan membaca “Ribath Al-Habib Ali Al-Habsyi (Shohib Mulid Simtut Duror)”

Kemuliayaan Al-‘Arif Billah Al-Qutbul Wujud Sayyidinal Habib Ali Bin Muhammad Al-Habsyi

Dalam sebuah kesempatan Habibana Anis Al-Habsyi, Solo bercerita bahwa dahulu ada seorang Syaikh di Masjidil Haram Makkah yang dikenal sebagai Ahli Shalawat. Setiap nafas dan gerakan beliau selalu dalam bayang-bayang kemuliyaan Shalawat kepada Nabi SAW. Kemudian datang seseorang dari Hadromut mendekati beliau. Berkata Hadromiy itu kepadanya: ” Ya Syaikh, Ijinkan saya membacakan sebuah shalawat dihadapanLanjutkan membaca “Kemuliayaan Al-‘Arif Billah Al-Qutbul Wujud Sayyidinal Habib Ali Bin Muhammad Al-Habsyi”

Menilai Nilai Diri Dihadapan Allah Di Dalam Shalat Kita

Menilai Nilai Diri Dihadapan Allah Di Dalam Shalat KitaApabila kita ingin mengetahui setinggi apa maqam (kedudukan) kita di sisi Allah, maka lihatlah bagaimana kita menjalankan shalat. Apakah kita bersungguh-sungguh dan berusaha melakukannya dengan sempurna atau sekedar menjalankannya. Ibnu Athaillah berkata, “Syekh Abu Al-Hasan Al-Syadzili r.a. mengatakan, ‘Keadaan dirimu bisa diukur melalui shalat, Apabila engkau meninggalkanLanjutkan membaca “Menilai Nilai Diri Dihadapan Allah Di Dalam Shalat Kita”