Buang Jauh-Jauh Sifat Buruk Sangka Kepada Para Guru

Ada banyak orang yang gemar bersu’uddzon (prasangka buruk) kepada para wali Allah. Mereka mengira bahwa para sufi suka mengatakan suatu hal yang bertentangan dengan syari’at. Padahal kenyataannya tidak demikian. Hal-hal yang dikatakan oleh para wali mengajarkan kepada kita bagaimana tata cara beradab dan bersopan santun kepada Allah SWT. Akan tetapi keterbatasan bahasa lisan maupun tulisanLanjutkan membaca “Buang Jauh-Jauh Sifat Buruk Sangka Kepada Para Guru”

Merenungkan Asma’ul Husna Ketika Bertafakur

Berfikir dan berdzikir adalah pondasi menuju jalan Allah SWT. Ketika terjadi suatu musibah, ia tidak merasa goyah. Ketika ditimpa bencana ia tidak bimbang. Ia menjadi yakin dengan sepenuh hati bahwa Allah memiliki sifat-sifat yang luhur. Allah SWT juga memiliki asma’ul husna yang tidak terbatas jumlahnya. Apabila kita mau berfikir lebih dalam lagi mengenai asma’ul husna,Lanjutkan membaca “Merenungkan Asma’ul Husna Ketika Bertafakur”

Dzikir Membuat Lidah Menjadi Basah Atau Kering?

Suatu ketika datang seorang sahabat kepada Rasulullah SAW dan berkata, “wahai Rasulullah, ajaran agama Islam dan perintah-perintah Allah sangat banyak, tunjukkanlah padaku sesuatu yang mudah aku lakukan”. Kemudian nabi bersabda, “buatlah lisanmu itu selalu basah karena berdzikir kepada Allah SWT”. Padahal yang terjadi justru sebaliknya, apabila seseorang menyibukkan dirinya dengan berdzikir, lisannya justru menjadi keringLanjutkan membaca “Dzikir Membuat Lidah Menjadi Basah Atau Kering?”