Allah Paling Tidak Senang Diduakan

Allah berfirman di dalam hadis qudsi, أَنَا أغْنَى الشُّرَكَاءِ عَنِ الشِّرْكِ، مَنْ عَمِلَ عَمَلاً أَشْرَكَ فِيْهِ مَعِيْ غَيْرِى تَرَكْتُهُ وَشَرِكَهُ Aku paling anti dengan persekutuan. Barang siapa yang beramal dengan suatu amalan yang diniatkan untuk-Ku dan untuk yang lain, maka Aku akan tinggalkan orang itu dan apa yang disekutukannya. Allah berfirman, وَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ لاLanjutkan membaca “Allah Paling Tidak Senang Diduakan”

Mencari Makna Dzikir Dari Hadis Qudsi

Apabila engkau mengatakan bahwa dzikir itu harus dengan lisan maka kita akan terlebih dahulu mencari tahu apa makna lafazh dzikr di dalam hadis qudsi ini, أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِيْ بِيْ، وأنَا مَعَهُ حِيْنَ يَذكُرُنِيْ، فإنْ ذَكَرَنِيْ فِى نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِى نَفْسِيْ، وَإِنْ ذَكَرَنِيْ فِى مَلَإٍ ذَكَرْتُهُ فِى مَلإٍ خَيْرٌ مِنْهُ Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku,Lanjutkan membaca “Mencari Makna Dzikir Dari Hadis Qudsi”

Kasih Sayang Allah Atas Hamba-Hamba-Nya

Allah berfirman di dalam Hadis qudsi, أنَا الرَّحْمنُ، خَلَقْتُ الرَّحْم، وَشَقَقْتُ لَهَا اِسْمًا مِنْ إسْمِى، مَنْ يَصِلُهَا أَصِلُهُ، وَمَنْ أقْطَعَهُ فأبُّتُهُ Aku adalah Ar-Rahmaan (Zat yang maha penyayang). Aku menciptakan rahim dan Aku menamakannya dengan salah satu nama dari nama-nama-Ku. Barangsiapa yang menyambung rahim (tali silaturrahim), maka Aku akan menyambungkan diri-Ku dengannya. Namun apabila iaLanjutkan membaca “Kasih Sayang Allah Atas Hamba-Hamba-Nya”