Rahmat Allah Luas Untuk Menerima Taubat-Taubat Hamba-Nya

Rahmat Allah Luas Untuk Menerima Taubat-Taubat Hamba-NyaAllah adalah Tuhan yang Maha Menerima taubat hamba-hamba-Nya. Ia mengetahui bahwa manusia bukanlah Malaikat yang tidak pernah berbuat dosa. Manusia memiliki nafsu yang ada di dalam dirinya yang terus menggodanya setiap saat. Ada banyak manusia yang selalu kalah dengan nafsunya, hingga dalam hidupnya ia seperti menjadi budak nafsu. Setiap saat mereka selalu melakukan perbuatan dosa dan maksiat. Mereka seperti berada dalam penjara nafsu Ammarah.

Apabila manusia ingin bertaubat dari dosa-dosanya dan berusaha untuk memperbaiki dirinya, maka ia akan naik pangkat dan nafsunya berubah menjadi nafsu Lawwamah. Mereka masih terus berbuat maksiat, meskipun terkadang hatinya tersadar lalu anggota badannya mau melakukan ibadah dan kebaikan. Antara nafsu dan hati terus berperang di dalam dirinya. Cahaya dan kegelapan saling mengalahkan. Bisikan Malaikat dan Syetan saling bersaing untuk menjadi pemenang. Apabila mereka terus bertaubat, beristighfar, dan memohon pertolonan kepada Allah maka Allah pasti akan menolongnya hingga ia benar-benar terbebas dari nafsunya.

Manusia yang telah menguasai nafsunya telah naik ke maqam nafsu Muthmainnah. Inilah nafsu yang tenang yang dimiliki oleh orang-orang shaleh pilihan Allah. Nafsu ini akan tunduk pada kehendak pemiliknya yang ingin berbuat baik. Nafsu ini mudah untuk dikendalikan sehingga ia akan mengikuti kehendak hati yang ingin selalu berdekatan dengan Allah Swt. Dan ketika ia telah dekat dengan Allah maka Allah akan terus menjaga dan menolongnya. Apabila ia tergelincir pada perbuatan dosa dan maksiat maka Allah akan segera mengingatkannya agar ia segera bertaubat, dan Allah akan menerima taubatnya dan mengganti dosa-dosannya dengan kebaikan-kebaikan.

Rasullullah Saw. telah menjelaskan kepada kita tentang luasnya Rahmat Allah dalam menerima taubat hamba-hamba-Nya. Inilah beberapa hadits yang menjelaskannya:

  1. Rasulullah Saw. bersabda,

إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ يَبْسُطُ يَدَهُ بِاللَّيْلِ لِيَتُوْبَ مُسِيْءَ النَّهَارِ، وَيَبْسُطُ يَدَهُ بِالنَّهَارِ لِيَتُوْبَ مُسِيْءَ اللَّيْلِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا

Sesungguhnya setiap malam hari, Allah membuka Telapak Tangan-Nya untuk menerima taubat orang-orang yang berbuat dosa pada siang hari. Dan membuka Telapak Tangan-Nya di siang hari untuk menerima taubat orang-orang yang berbuat dosa pada malam hari, hingga matahari terbit dari barat (kiamat). (HR Muslim, An-Nasa’i)

  1. Rasulullah Saw. bersabda,

مَنْ تَابَ قَبْلَ أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا تَابَ اللهُ عَلَيْهِ

Barangsiapa yang bertaubat sebelum matahari terbit dari barat, maka Allah akan menerima taubatnya. (HR Muslim)

  1. Rasulullah Saw. bersabda,

لَوْ أَخْطَأْتُمْ حَتَّى تَبْلُغَ خَطَايَاكُمْ السَّمَاءَ ثُمَّ تُبْتُمْ لَتَابَ اللهُ عَلَيْكُمْ

Jika kalian berdosa sampai dosamu memenuhi langit, kemudian kalian bertaubat, maka niscaya Allah akan menerima taubat kalian. (HR Ibnu Majah)

  1. Rasulullah Saw. bersabda,

كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّائُوْنَ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِيْنَ التَّوَّابُوْنَ

Setiap anak keturunan Adam itu pasti berdosa. Dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah mereka yang mau bertaubat. (HR Tirmidzi, Hakim)

  1. Diriwayatkan dari Imran bin Husain Ra. Diceritakan, ada seorang wanita dari kampung Juhainah datang menemui Rasulullah Saw. dalam keadaan hamil dari buah perzinaan yang dilakukannya. Wanita itu berkata, ‘Wahai Rasulullah, aku telah melakukan dosa yang mewajibkanku untum dihukum Had, maka lakukanlah hukuman itu padaku’. Rasulullah pun memanggil orang tua wanita ini, dan berkata padanya, ‘Uruslah anak perempuanmu dengan sebaik mungkin sampai ia melahirkan anaknya. Jika telah melahirkan maka bawalah anak perempunmu kepadaku’. Orang tua perempuan itupun melakukan perintah Rasulullah Saw. Setelah tiba saatnya, wanita itu lalu dirajam oleh Rasululah hingga meninggal. Setelah Rasulullah Saw. selesai menyalatkannya, Umar bertanya kepada Rasulullah, ‘Ya Rasulullah, mengapa engkau menyelatkannya? Bukankah ia telah berzina?’. Rasulullah menjawab, ‘Wanita ini benar-benar telah bertaubat, dimana jika pahala taubatnya dibagi-bagikan kepada 70 orang penduduk Madinah, niscaya bisa mencukupinya. Apakah kamu pernah menemukan wanita yang lebih baik dari pada wanita yang benar-benar ikhlas menyerahkan dirinya untuk Allah Swt?’.
  2. Rasulllah Saw. bersabda, Bahwa orang yang bertaubat dari dosa-dosa yang telah dilakukannya, bagaikan orang yang tidak pernah melakukan dosa sama sekali. (HR Hakim)
  3. Rasulullah Saw. bersabda,

وَالَّذِى نَفْسِي بِيَدِهِ، لَوْ لَمْ تُذْنِبُوْا وَتَسْتَغْفِرُوْا لَذَهَبَ اللهُ بِكُمْ وَلَجَأَ بِقَوْمٍ يُذْنِبُوْنَ فَيَسْتَغْفِرُوْنَ اللهَ فَيَغْفِرُ لَهُمْ

Demi Dzat yang diriku berada dalam genggaman-Nya, jika kamu sekalian tidak berdosa dan tidak beristighfar, niscaya Allah akan melenyapkan kalian lalu Ia akan mengganti kalian dengan kaum yang berdosa lalu mereka beristighfar, dan Allah akan mengampuni mereka. (HR Muslim)

  1. Rasulullah Saw. bersabda,

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِيْ بِيْ، وَأَنَا مَعَهُ حَيْثُ يَذْكُرُنِيْ، وَاللهِ أَفْرَحُ بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ مِنْ أَحَدِكُمْ يَجِدُ ضَالَّتَهُ بِالْفَلاَةِ، وَمَنْ تَقَرَّبَ إِلَيَّ شِبْرًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا وَمَنْ تَقَرَّبَ إِلَيَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا، وَإِذَا أَقْبَلَ إِلَيَّ يَمْشِيْ أَقْبَلْتُ إِلَيْهِ أُهَرْوِلُ

Aku sesusai prasangka hamba-Ku, dan Aku akan bersamanya selama ia mengingat-Ku. Demi Allah, Allah sangat bahagia dengan taubat hamba-Nya melebihi kebahagianmu sebab menemukan barang yang telah lama hilang. Barangsiapa yang mendekatkan diri kepada-Ku satu jengkal, maka Aku akan mendekatinya satu hasta. Dan barangsiapa yang mendekati-Ku satu hasta, maka Aku akan mendekatinya sejauh satu depa. Dan jika ia mendekat kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendekatinya dengan berlari. (HR Bukhari, Muslim)

 

Wallahu A’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: