Keutamaan Menjadi Imam Shalat Berjama’ah

Keutamaan Menjadi Imam Shalat Berjama’ahNafsu manusia selalu ingin menjadi yang terdepan, karena orang yang berada paling depan akan tampak oleh banyak orang. Ia akan menjadi orang yang terkenal dan mendapatkan penghormatan. Banyak orang yang akan memuji-mujinya. Selain itu, ia juga akan mendapatkan materi dan pengikut yang banyak. Ia menjadi pemimpin yang bisa berkehendak apa saja kepada para bawahannya. Apa yang menjadi perintahnya akan dilaksanakan dengan cepat. Ia selalu merasa dalam keadaan puas sepanjang hari, karena segala apa yang menjadi kebutuhannya telah tersedia. Ia senantiasa mendapatkan fasilitas dan pelayanan yang tidak kurang sedikit pun.

Barangsiapa yang ditakdirkan menjadi pemimpin maka hendaknya ia menggunakan kepemimpinannya untuk menwujudkan hal-hal yang baik. Seorang pemimpin yang baik dan berbuat adil kepada rakyatnya akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah dan ia akan dimasukkan ke dalam surga-Nya bersama dengan para nabi dan orang-orang shaleh. Sebaliknya, pemimpin yang dzalim akan dilaknat oleh Allah dan ia akan mendapatkan adzab yang pedih di neraka kelak, Na’udlubillahi mindzalik.

Karena beratnya tugas menjadi pemimpin, hendaknya ia tidak mengajukan diri jika sekiranya ia tidak mampu menjalankannya. Ada salah seorang sahabat Nabi yang pernah meminta jabatan kepada Nabi karena ia merasa iri kepada para sahabat lainnya yang diangkat menjadi gubernur di beberapa wilayah kekuasaan Islam. Akan tetapi, karena Nabi melihat bahwa sahabat itu lemah dan tidak akan mampu memimpin dengan baik maka Nabi tidak memberinya jabatan dan kekuasaan. Rasulullah Saw. pernah bersabda, “…Janganlah kamu meminta-minta untuk menjadi pemimpin. Sesungguhnya jika pimpinan itu diberikan kepadamu dengan tanpa kamu memintanya, maka kamu akan menjadi pemimpin dengan tidak menghadapi banyak masalah…”. (HR Bukhari, Muslim)

Sesungguhnya tidak hanya pemimpin suatu kaum yang dituntut untuk bisa memimpin dengan baik. Akan tetapi, setiap kita adalah pemimpin yang juga harus baik menjalankannya. Setiap manusia adalah pemimpin atas badan, akal, dan jiwanya. Manusia juga pemimpin bagi anggota keluarga dan orang-orang terdekatnya. Ia bertanggung jawab atas keselamatan diri dan keluarganya. Allah Swt. telah memerintahkan kita untuk menjaga diri dan keluarga kita agar jangan sampai masuk ke dalam api neraka, Na’udlubillahi min dzalik. Untuk bisa menjaga anggotanya, seorang pemimpin harus berilmu dan shaleh. Dengan ilmu dan keshalehannya ia akan mengantarkan orang-orang terdekatnya menuju pintu gerbang keberuntungan dan kebahagiaan yang tiada batas, surga yang kekal abadi.

Pemimpin yang shaleh akan mengajak anggotanya untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Ia akan mengajarkan ilmu-ilmu yang menjadi sarana untuk menjalankan ibadah dengan sempurna. Apabila ia tidak memiliki cukup ilmu maka ia akan memerintahkan anggotanya untuk mendatangi majlis-majlis para ulama. Setelah mereka mendapatkan ilmunya lalu mereka mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka akan menjadi hamba-hamba yang diridhai.

Hamba-hamba yang diridhai Allah pasti menjalankan perintah agama dengan sebaik-baiknya. Mereka akan menjalankan shalat lima waktu sebagai sebuah kebutuhan, sehingga mereka tidak hanya mencukupkan diri dengan shalat sendirian, tetapi mereka mengutamakan untuk mengerjakannya dengan berjama’ah yang memiliki pahala 27 kali lipat dari pada shalat sendirian. Pemimpin mereka menjadi imam shalat berjama’ah. Dengan hati yang khusu’ mereka mengabdi kepada Allah karena menyadari kehambaan dirinya, dan Allah adalah satu-satunya Tuhan yang harus disembah. Ia memerintahkan hamba-hamba-Nya untuk melaksanakan shalat lima waktu karena tujuan kemanfaatan yang akan kembali kepada mereka. Imam berusaha agar shalat yang dilakukan bersama dengan makmumnya adalah shalat yang diterima oleh Allah Swt. Sebab mereka menghayati setiap bacaan shalat yang mereka baca, dan mereka bisa merasakan kehadiran Allah di dalam shalat mereka.

Rasulullah Saw. telah menjelaskan kepada kita melalui hadits-haditsnya tentang keutamaan menjadi imam shalat berjama’ah. Inilah beberapa keutamaannya:

  1. Apabila imam memperbagus shalatnya maka ia akan memeroleh pahala semua makmum di belakangnya

Diriwaytakan oleh Abdullah bin Umar Ra. bahwa Rasulullah Saw. bersabda,

مَنْ أَمَّ قَوْمًا فَلْيَتَّقِ اللهَ وَالْيَعْلَمْ أَنَّهُ ضَامِنٌ مَسْؤُوْلٌ لِمَا ضَمِنَ وَإِنْ أَحْسَنَ كَانَ لَهُ مِنَ الْأَجْرِ مِثْلَ أَجْرِ مَنْ صَلَّى خَلْفَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُوْرِهِمْ شَيْئًا وَمَا كَانَ مِنْ نَقْصٍ فَهُوَ عَلَيْهِ

Barangsiapa yang memimpin shalat suatu kaum hendaknya ia takut kepada Allah. Dan hendaknya ia mengetahui bahwa dirinya adalah orang yang bertanggung jawab atas apa yang menjadi tanggung jawabnya. Apabila ia memperbagus shalatnya maka baginya pahala seperti pahala orang-orang yang berada di belakangnya tanpa mengurangi sedikit pun dari pahala mereka. Dan apabila ada kekurangan maka ia yang akan menanggungnya. (HR Thabrani, Mu’jam al-Ausath)

  1. Pada hari kiamat imam akan berada di atas tumpukan minyak kasturi

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar Ra. bahwa Rasulullah Saw. bersabda,

ثَلاَثٌ عَلَى كِتْمَانِ الْمِسْكِ، أَرَاهُ قَالَ: يَوْمَ الْقِيَامَةِ، عَبْدٌ أَدَّى حَقَّ اللهِ وَحَقَّ مَوَالِيْهِ وَرَجُلٌ أَمَّ قَوْمًا وَهُمْ بِهِ رَاضُوْنَ وَرَجُلٌ يُنَادِى بِالصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ فِى كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ

Tiga orang yang akan berada di atas timbunan minyak kasturi pada hari kiamat; Yaitu seorang hamba yang menunaikan hak Allah dan hak budak-budaknya, seorang yang memimpin suatu kaum dan kaum itu meresa senang dengannya, dan orang yang menyerukan shalat lima waktu dalam sehari semalam. (HR Ahmad, Tirmidzi)

 

Wallahu A’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: