Keutamaan Shalat Jum’at dan Hari Jum’at

Keutamaan Shalat Jum’at dan Hari Jum’atAllah adalah Tuhan yang kasih sayang-Nya kepada hamba-hamba-Nya tiada henti. Ia senantiasa memberikan limpahan rezeki kepada semua makhluk, dan rahmat-Nya hanya diberikan kepada hamba-hamba yang mau menyembah kepada-Nya dengan hati yang ikhlas. Ia mengetahui bahwa ada sebagian hamba-Nya yang tidak mau menjalankan perintah-Nya dan melakukan perbuatan-perbuatan dosa, maka Ia membuka pintu taubat-Nya. Kapan saja mereka ingin bertaubat, maka Allah akan mengampuni mereka dan menghapus semua kesalahan mereka yang telah lalu.

Allah mengetahui bahwa manusia itu lemah sehingga ia tidak kuat untuk menjalankan ibadah dalam jumlah yang banyak, maka Allah memberikan pahala yang banyak dan berlipat atas amal ibadah yang ringan. Allah juga mengetahui bahwa manusia tidak akan mampu menanggung ujian yang besar, maka Allah hanya memberinya ujian dan cobaan yang sedikit tetapi memberinya balasan kebaikan yang melimpah. Allah mengetahui bahwa manusia malas untuk beribadah, maka Allah mewajibkan ibadah-ibadah tertentu, dengan tujuan agar dengan ibadah itu Allah bisa menghapus dosa-dosa, memberikan pahala, mengangkat derajat, dan memasukkannya ke dalam surga.

Apabila kita telah menyadari kebaikan Allah maka kita akan menjadi hamba yang bersyukur. Menjadi hamba yang bersyukur berarti mau menjalankan syareat-syareatnya dengan senang hati. Ia akan menjalankan shalat lima waktu dengan dada yang lapang. Ia mau menjalankan puasa dengan penuh kerelaan. Ia mengeluarkan zakat dengan hati yang tulus. Ia mau menjalankan haji dengan tanpa pamrih. Apa yang menjadi aturan Allah ia jalankan dengan sebaik-baiknya dan hanya bertujuan untuk mendapatkan ridha dari Allah Swt.

Orang yang beriman kepada Allah pasti merasa yakin bahwa semua ibadah mengandung kebaikan dan kemanfaatan yang akan kembali kepadanya. Ia yakin bahwa dalam kesabarannya menjalankan ibadah kepada Allah ada rahasia dan keutamaan yang telah disiapkan oleh Allah. Ada kemuliaan-kemuliaan yang tersimpan di dalam ibadah, dimana seorang muslim akan merasa sangat rugi jika ia tidak menjalankannya. Dan salah satu ibadah wajib yang memiliki keutamaan yang besar adalah ibadah shalat Jum’at.

Rasulullah Saw. telah menjelaskan kepada kita tentang keutamaan yang terkandung di dalam shalat jum’at. Inilah beberapa keutamaan-keutamaan shalat jum’at:

  1. Shalat Jum’at dapat menghapus dosa

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra. bahwa Rasulullah Saw. bersabda, Barangsiapa yang berwudhu, kemudian ia memperbagus wudhunya dan menghadiri shalat jum’at, lalu ia juga mendengarkan khutbah dan diam, maka akan diampuni baginya dosa yang ada diantara hari jum’at itu dengan jum’at lainnya ditambah tiga hari. Barangsiapa yang melakukan perbuatan yang sia-sia (pada saat imam sedang berkhutbah), maka sungguh telah sia-sia shalatnya. (HR Muslim)

Rasul juga bersabda, Shalat lima waktu, antara jum’at dengan jum’at berikutnya, dan ramadhan satu dengan ramadhan berikutnya dapat menghapus dosa diantara keduanya selama dosa besar dijauhi. (HR Muslim)

  1. Shalat jum’at akan menerangi jalan orang yang mengerjakannya pada hari kiamat

Diriwayatkan dari Abu Musa al-Asy’ari Ra. bahwa ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda, Semua hari akan dibangkitkan seperti keadaannya dulu (di dunia). Dan hari jum’at akan dibangkitkan dalam keadaan bersinar dan dapat menerangi. Orang-orang yang memakmurkannya akan mengelilinginya seperti seorang pengantin yang akan diantar menuju pinangannya. Hari Jum’at akan menerangi mereka, dan mereka berjalan di bawah cahayanya. Warna mereka putih seperti salju dan bau mereka seperti minyak kasturi. Mereka masuk ke dalam pegunungan kapur, hingga mereka masuk ke dalam surga. Tidak ada seorang pun yang mencampuri mereka kecuali paa muadzzin yang memperhatikan waktu-waktu shalat.

  1. Orang yang mengerjakan shalat jum’at akan mendapatkan derajat dari Allah. Dan derajat mereka berbeda-beda sesuai dengan cepat atau lambatnya kedatangan mereka di masjid.

Dari Abu Hurairah Ra. Ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda,

مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ غُسْلَ الْجَنَابَةِ ثُمَّ رَاحَ فِى السَّاعَةِ الْأُوْلَى فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بُدنَةً وَمَنْ رَاحَ فِى السَّاعَةِ الثَّانِيَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَقَرَةً وَمَنْ رَاحَ فِى السَّاعَةِ الثَّالِثَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ كَبْشًا أَقْرَنَ وَمَنْ رَاحَ فِى السَّاعَةِ الرَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ دَجَاجَةً وَمَنْ رَاحَ فِى السَّاعَةِ الْخَامِسَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَيْضَةً فَإِذَا خَرَجَ الْإِمَامُ حَضَرَتِ الْمَلاَئِكَةُ يَسْتَمِعُوْنَ الذِّكْرَ

Barangsiapa yang mandi pada hari jum’at seperti mandi junub, kemudian ia pergi pada jam pertama, maka seakan-akan ia telah berkurban dengan seekor unta. Barangsiapa yang pergi pada jam kedua, maka seakan-akan ia telah berkurban dengan seekor sapi. Barangsiapa yang pergi pada jam ketiga maka seakan-akan ia telah berkurban dengan seekor domba yang bertanduk. Dan barangsiapa yang pergi pada jam keempat, maka seakan-akan ia telah berkorban dengan seekor ayam. Barangsiapa yang pergi pada jam kelima, maka seakan-akan ia telah berkurban dengan seekor telur. Ketika imam telah keluar (untuk berkhutbah) maka para malaikat akan hadir untuk mendengar khutbah. (HR Bukhari, Muslim)

  1. Pada hari jum’at terdapat waktu yang mustajab, dimana semua doa akan dikabulkan

Rasulullah Saw. bersabda, Sesungguhnya pada hari jum’at ada satu waktu dimana tidaklah seorang hamba meminta sesuatu apapun kepada Allah, kecuali Allah akan memberikannya padanya. Para sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah, kapankah waktu itu?’ Nabi menjawab, ‘Yaitu ketika didirikannya shalat jum’at sampai selesai. (HR Tirmidzi, Ibnu Majah)

Rasulullah juga bersabda,

الْتَمِسُوْا السَّاعَةَ الَّتِى تُرْجَى فِى الْجُمُعَةِ بَعْدَ الْعَصْرِ إِلَى غُيُوْبَةِ الشَّمْسِ

Mintalah kalian pada saat yang diharapkan (kedatangannya), yaitu pada hari jum’at setelah shalat ashar hingga terbenamnya matahari. (HR Tirmidzi)

  1. Pahala orang yang membaca shalawat akan dilipatgandakan pada hari jum’at

Rasulullah Saw. bersabda,

إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِيْهِ خَلَقَ اللهُ آدَمَ وَفِيْهِ قُبِضَ وَفِيْهِ النَّفْخَةُ وَفِيْهِ الصَّعْقَةُ فَأَكْثِرُوْا مِنَ الصَّلاَةِ عَلَيَّ فِيْهِ فَإِنَّ صَلاَتَكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ مَعْرُوْضَةٌ عَلَيَّ، قَالُوْ: وَكَيْفَ تُعْرَضُ صَلاَتُنَا عَلَيْكَ وَقَدْ أَرَمْتَ؟ أَيْ بَلَيْتَ بَعْدَ الْمَوْتِ، فَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم: إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ حَرَّمَ عَلَى الْأَرْضِ أَنْ تَأْكُلَ أَجْسَادَ الْأَنْبِيَاءِ

Sesungguhnya diantara hari-hari kalian yang paling utama adalah hari jum’at. Pada hari itu Allah menciptakan Adam. Pada hari itu ia diwafatkan. Pada hari itu terompet akan ditiup. Dan pada hari itu juga akan terjadi suara yang sangat keras. Maka perbanyaklah oleh kalian membaca shalawat untukku pada hari itu. Sesungguhnya bacaan shalawat kalian pada hari jum’at akan diperlihatkan kepadaku. Para sahabat berkata, ‘bagaimana bacaan shalawat kami akan diperlihatkan kepadamu sedangkan engkau telah wafat?’ Maka beliau bersabda, ‘Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi’. (HR An-Nasa’i, Ibnu Majah)

  1. Barangsiapa yang membaca surat al-Kahfi pada hari jum’at akan diberi cahaya oleh Allah

Rasulullah Saw. bersabda, Barangsiapa yang membaca surat al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan memancar cahaya dari bawah kedua kakinya sampai awan langit. Cahaya itu akan menyinarinya pada hari kiamat nanti, dan akan diampuni baginya dosanya diantara dua jum’at. (HR al-Mundziri)

  1. Hari jum’at adalah hari yang terbaik dan pemimpin dari semua hari

Rasulullah Saw. bersabda, Sesungguhnya hari jum’at adalah pemimpin hari dan merupakan hari yang paling agung di mata Allah. Hari itu lebih agung di mata Allah dari pada Idul Adha dan Idul Fitri… (HR Ahmad, Ibnu Majah)

Rasulullah Saw. juga bersabda,

خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ

Sebaik-baik hari yang matahari terbit di dalamnya adalah hari jum’at. (HR Muslim)

  1. Pahala shalat jum’at menyamai pahala ibadah haji

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas Ra. bahwa Rasulullah Saw. bersabda,

الْجُمُعَةُ حَجُّ الْمَسَاكِيْنِ

Shalat jum’at adala hajinya orang-orang miskin

  1. Orang yang memotong kuku di hari jum’at akan dijaga dari kejahatan

مَنْ قَلَّمَ أَظَافِرَهُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وُقِيَ مِنَ السُّوْءِ إِلَى مِثْلِهَا

Barangsiapa yang memotong kuku pada hari jum’at maka ia akan dijaga dari kejahatan sampai hari jum’at yang akan datang. (HR Thabrani)

  1. Pahala satu langkah menuju shalat jum’at sama dengan pahala puasa dan bangun malam

Rasulullah Saw. bersabda,

مَنْ غَسَلَ وَاغْتَسَلَ ثُمَّ بَكَّرَ وَابْتَكَرَ وَمَشَى وَلَمْ يَرْكَبْ وَدَنَا مِنَ الْإِمَامِ وَاسْتَمَعَ وَلَمْ يَلْغَ كَانَ لَهُ بِكُلِّ خَطْوَةٍ عَمَلُ سَنَةٍ أَجْرُ صِيَامِهَا وَقِيَامِهَا

Barangsiapa yang membasuh anggota-anggota badannya, mandi, bangun pagi-pagi, bersegera menuju ke masjid, berjalan kaki, tidak naik kendaraan, duduk dekat imam, kemudian ia mendengarkan khutbah, dan tidak melakukan hal-hal yang sia-sia, maka baginya untuk setiap langkah diberikan pahala puasa dan bangun malam yang dilakukan selama setahun.

  1. Orang yang meninggal pada hari jum’at atau malam jum’at akan terbebas dari siksa kubur

Dari Anas Ra. bahwa Rasulullah Saw. bersabda, Barangsiapa yang meninggal dunia pada hari jum’at atau malam jum’at, ia akan dicap dengan cap keimanan, dan ia akan dijaga dari siksa neraka. (Kitab Muntakhab Kanzul Ummal)

Rasul juga bersabda, tidaklah seorang muslim yang mati pada hari jum’at atau malam jum’at, kecuali akan terjaga dari siksa kubur. (kitab Faidhul Qadir)

  1. Berhubungan suami istri pada hari jum’at akan mendatangkan dua pahala

Rasulullah Saw. bersabda, Apakah salah seorang diantara kalian tidak mampu untuk menggauli istrinya paa setiap hari jum’at?. Ketahuilah sesungguhnya baginya dua pahala; Yaitu pahala mandinya dan pahala mandi istrinya. (Kitab Ar-Ramuz)

 

Wallahu A’la

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: