Keutamaan Shalat Berjama’ah

Keutamaan Shalat Berjama’ahAllah adalah Tuhan yang menciptakan segala sesuatu. Ia juga meletakkan segala hikmah dan rahasia-rahasia dalam segala sesuatu. Ada sebagian rahasia yang diketahui oleh sebagian orang, dan kebanyakan rahasia ditutup oleh Allah Swt. Orang yang diberitahu oleh Allah tentang suatu rahasia dari sesuatu bukanlah orang biasa. Tentu ia adalah orang yang diistimewakan oleh Allah Swt. Sungguh Allah berhak untuk mengistimewakan siapa saja yang dikehendaki-Nya.

Allah Swt. telah menurunkan al-Qur’an dan al-Hadits sebagai pegangan hidup manusia. Barangsiapa yang bersungguh-sungguh berpegang pada keduanya maka ia akan menjadi manusia yang diistimewakan. Berpegang kepada al-Qur’an dan al-Hadits berarti mencintainya, lalu membacanya, mempelajarinya, menghayatinya, lalu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, tidak bisa berpegang padanya kecuali hanya sedikit, dan kebanyakan manusia hanya menyentuhnya.

Nabi Muhammad Saw. adalah manusia kekasih Allah yang paling mampu untuk berpegang pada al-Qur’an dengan sempurna. Dialah manusia yang diistimewakan oleh Allah, sehingga ia dijaga, dilindungi, dan diajarkan segala ilmu sehingga ia menjadi manusia yang sempurna. Ia adalah rahasia diciptakannya alam semesta, dan ia paling banyak diberitahu tentang rahasia-rahasia alam semesta. Ia mengetahui rahasia-rahasia dan hikmah-hikmah ibadah. Ada sebagian hikmah yang diberitahukan pada umatnya, dan ada sebagian hikmah yang tidak diberitahukannya pada mereka, karena ia mengetahui bahwa umatnya akan bisa mencarinya sendiri.

Nabi Muhammad adalah al-Quran yang berjalan. Jalan hidupnya adalah al-Qur’an. Perkataan, perbuatannya, dan akhlaknya adalah al-Qur’an. Di dalam dirinya suri tauladan yang harus diikuti oleh orang-orang yang menginginkan keselamatan hidup di dunia dan di akherat. Ia paling tepat dalam menjalankan perintah Allah, paling benar dalam menjalankan syariat islam, paling sempurna dalam mengabdi kepada Allah Swt. Mengikuti langkah hidupnya berarti mengantarkan diri kita menuju keberuntungan dan kebahagiaan yang tiada terbatas. Itulah kehidupan surga yang kekal abadi.

Salah satu hal yang paling disiplin dilakukan nabi Muhammad, dan beliau tidak pernah meninggalkannya semasa hidupnya adalah shalat berjama’ah. Beliau selalu menjadi imam dalam pelaksanaan shalat berjama’ah lima waktu. Dan para sahabatnya selalu menjadi makmum nabi Muhammad meskipun rumah mereka sangat jauh dari masjid. Mereka tidak mau meninggalkan keutamaan shalat berjama’ah, apalagi berjama’ah bersama nabi Muhammad Saw. Tentu keutamaannya akan berlipat-lipat.

Nabi sangat menekankan shalat lima waktu dilakukan dengan berjama’ah, sebab dengan berjama’ah syiar Islam akan terlihat, persatuan umat islam akan tampak, persaudaraan akan semakin kuat, dan kewibawaan akan semakin besar. Apabila islam bersatu, kuat, dan berwibawa maka musuh-musuh islam akan gentar menghadapinya. Banyak orang kafir yang akan simpati kepada islam lalu masuk islam. Umat islam akan semakin besar, sehingga semakin banyak manusia yang menjalankan perintah Allah. Semakin banyak manusia yang akan menyebut nama Allah dan mengagungkan-Nya, sehingga Allah ridha atas mereka. Dan apabila Allah telah ridha, maka keamanan, ketentraman, keselamatan dunia akherat akan tercapai.

Nabi Muhammad Saw. telah menjelaskan kepada kita tentang keutamaan-keutamaan melaksanakan shalat lima waktu secara berjama’ah. Inilah diantara beberapa keutamaannya:

  1. Mendapatkan pahala yang berlipat

Dari Abdullah bin Umar Ra., dari Rasulullah Saw. bersabda,

صَلاَةُ الْجَمَاعَةِ أَفْضَلُ مِنْ صَلاَةِ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِيْنَ دَرَجَةً

Shalat berjama’ah adalah lebih utama dari pada shalat sendirian, dengan pahala 27 derajat.

Dalam riwayat yang lain disebutkan, dengan pahala 25 derajat. (HR Bukhari, Muslim)

  1. Shalat berjama’ah akan mendatangkan ampunan Allah Swt.

Diriwayatkan dari Utsman Ra. bahwa ia berkata,

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَسْبَغَ الْوُضُوْءَ ثُمَّ مَشَى إِلَى صَلاَةٍ مَكْتُوْبَةٍ فَصَلاَّهَا مَعَ الْإِمَامِ غُفِرَ لَهُ ذَنْبُهَ

Barangsiapa yang berwudhu dengan menyempurnakan wudhunya, kemudian ia berjalan untuk menunaikan shalat wajib untuk bershalat bersama imam, maka dosa-dosanya akan diampuni. (HR Ibnu Khuzaimah, Kitab Shahihnya)

  1. Akan terbas dari api neraka dan kemunafikan

Diriwayatkan dari Anas bin Malik Ra. bahwa ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda,

مَنْ صَلَّى اللهَ أَرْبَعِيْنَ يَوْمًا فِى جَمَاعَةٍ يُدْرِكُ التَّكْبِيْرَ الْأُوْلَى كُتِبَ لَهُ بَرَائَتَانِ: بَرَائَةٌ مِنَ النَّارِ وَبَرَائَةٌ مِنَ النِّفَاقِ

Barangsiapa yang mengerjakan shalat 40 hari dengan berjama’ah, dimana ia selalu mendapati Takbiratu al-Ihram (takbir yang pertama), maka akan ditulis baginya dua kebebasan; Bebas dari neraka, dan bebas dari sifat kemunafikan. (HR Tirmidzi)

  1. Orang yang berniat shalat berjama’ah, namun ia mendapati bahwa jama’ah telah selesai, ia tetap mendapatkan pahala jama’ah

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra., ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda, Barangsiapa yang berwudhu dengan memperbagus wudhunya, lalu ia pergi ke masjid dan ia mendapati jama’ah telah selesai, maka Allah akan memberinya pahala seperti pahala orang yang mengerjakan dan menghadirinya. Dan pahalanya tidak mengurangi sedikitpun dari pahala mereka. (HR Abu Dawud, an-Nasa’i, al-Hakim)

  1. Semakin banyak orang yang hadir dalam shalat berjama’ah akan semakin dicintai Allah Swt.

Diriwayatkan dari Ubay bin Ka’b Ra. ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda,..Dan sesungguhnya shalatnya seseorang bersama satu orang lainnya lebih utama dari pada shalatnya seorang diri. Dan shalatnya seseorang bersama dua orang lebih utama dari pada shalatnya ia bersama satu orang. Dan semakin banyak orang yang ikut berjama’ah akan lebih disukai Allah Swt. (HR Imam Ahmad, Abu Dawud, an-Nasa’i)

  1. Terdapat pahala yang besar pada Shaf (barisan) yang pertama

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra. ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda, sekiraranya manusia mengetahui apa yang ada di dalam suara adzan dan Shaf pertama, kemudian mereka tidak memperolehnya kecuali dengan melakukan undian, niscaya mereka akan melakukan undian. (HR Muslim, Shahih Muslim)

  1. Pahala melaksanakan shalat Isya’ berjama’ah sama dengan pahala ibadah sebagian malam. Dan pahala shalat subuh berjama’ah sama dengan pahala ibadah semalam suntuk.

Dari Abu Hurairah Ra. ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda, Sekiranya mereka mengetahui pahala yang ada di dalam shalat isya’ dan Subuh (dengan berjama’ah), niscaya mereka akan mendatanginya meskipun mereka harus merayap. (HR Muslim, Shahih Muslim)

  1. Shalat berjama’ah menjaga seseorang dari bisikan syetan

مَا مِنْ ثَلاَثَةٍ فِى قَرْيَةٍ وَلاَ بَدْوٍ لاَ تُقَامُ فِيْهِمْ الصَّلاَةُ إِلاَّ قَدْ اسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمُ الشَّيْطَانُ فَعَلَيْكُمْ بِالْجَمَاعَةِ فَإِنَّمَا يَأْكُلُ الذِّئْبُ مِنَ الْغَنَمِ الْقَاسِيَةِ

Tidaklah tiga orang di sebuah desa yang di dalamnya tidak didirikan shalat berjama’ah, kecuali syetan akan menguasai mereka. Oleh karena itu kalian harus mengerjakan shalat berjama’ah, karena sesungguhnya se-ekor srigala akan memakan kambing yang terpisah (HR Ibnu Hibban, kitab Shahihnya)

  1. Shalat berjama’ah dapat menguatkan iman

Rasulullah Saw. bersabda,

الْجَفَاءُ كُلَّ الْجَفَاءِ وَالْكُفْرِ وَالنِّفَاقِ: مَنْ سَمِعَ مُنَادِيَ اللهِ يُنَادِى إِلَى الصَّلاَةِ فَلاَ يُجِيْبُهُ

Benar-benar tidak teguh pendirian, dan terdapat kekufuran dan kemunafikan (di dalam hati) orang yang mendengar suara adzan, kemudian ia tidak menjawab panggilan tersebut (dengan melaksanakan shalat berjama’ah). (HR Ahmad, Thabrani)

 

Wallahu A’lam

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: