Nasehat Akhir Zaman Sang Cendekiawan

Nasehat Akhir Zaman Sang Cendekiawan. Kita sekarang hidup di zaman akhir, zaman yang telah dekat dengan hari kiamat. Apa saja yang harus kita persiapkan sebagai bekal hidup kita di zaman akhir, Al-Habib Abu Bakar Al-Adbi akan menerangkannya.

Berikut adalah sebagian isi nasehat Al Habib Abubakar Adni AlMasyhur di Majelis Rouhah, Kampung Margi, Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 20 Januari 2016.

Zaman sekarang disebut zaman fitnah, bukan berarti tidak ada kebaikan sama sekali, tetapi berbeda ketika zaman para salafunas shalih dahulu, kebaikan dan keberkahannya banyak.

Hal ini disebabkan oleh sebagian dari kita bahkan para pemuka agama lebih mementingkan duniawi, lebih mengedepankan hawa nafsunya, dan lebih menggunakan kesombongannya untuk menampakkan dirinya lebih baik dari yang lain.

Meski di zaman fitnah seperti ini, kebaikan itu masih ada. Saat ini mencari kebaikan dan keberkahan sangat sulit, carilah kebaikan itu dengan mendatangi majelis-majelis ilmu, mintalah nasehat kepada para ulama, duduklah dengan orang-orang ‘Alim.

Karena sesungguhnya duduknya kita itu akan membekas dengan siapa kita duduk, sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menjelaskan ketika orang duduk dengan orang yang menjual minyak wangi maka ia akan kecipratan wanginya, namun bila ia sering duduk dengan seorang pandai besi maka ia akan kecipratan apinya.

Mengapa kebaikan dan keberkahan saat ini sangat sedikit ? Ada dua hal yang menyebabkannya.

  1. Kalangan remaja dan pemuda sudah tidak lagi mempedulikan para ulama salafnya, mereka lebih sibuk dengan hal-hal duniawi.
  2. Menjamurnya sekolah-sekolah modern yang menjauhkan ajaran-ajaran para salafunas shalih, sehingga mereka lalai dan tidak menyukai Majelis Ilmu.

Hal ini mengakibatkan muncul banyaknya para pengkritik, para pembenci, dan para penghina para auliya Allah, dengan mudahnya mereka mengatakan sesat, menghina, dan mencaci orang yang tidak sependapat dengannya.

Oleh karena itu kembalilah ke Jalan Allah, carilah kebaikan dan keberkahan di zaman penuh fitnah ini meski sangat sulit dan sangat sedikit.

Lalu dimana lagi kita bisa mencari kebaikan dan keberkahan di zaman penuh fitnah seperti ini ? yaitu ketika “Kamu berbakti pada kedua orang tua”.

Wallahu A’lam

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: