Madzhab Salafiah Adalah Madzhab Bid’ah ?

Madzhab Salafiah Adalah Madzhab Bid’ah ? Pada zaman akhir ini tentu kita sering mendengar istilah ‘salafiah’. Istilah ini seringkali dipakai oleh kelompok Islam tertentu untuk menamai kelompok mereka. Mereka menyebut diri mereka dengan golongan salafiah karena mengaku bahwa madzhab mereka adalah madzhab yang sesuai dengan madzhab salafus soleh, madzhabnya para sahabat dan tabi’in. Namun, benarkah tindakan mereka menggunakan istilah salafiah sebagai nama untuk kelompoknya?

Salah satu dari kehebatan Syekh Said Ramadhan Al-Buthi adalah kemampuannya berargumentasi terhadap serangan-serangan kelompok takfiriyah yang suka mengkafirkan kelompok Asy’ari (Sunni), juga suka mengkafirkan amalan-amalan fadhilah dan lain sebagainya. Syekh Buthi ini paling gigih dan paling jitu untuk melawan mereka.

Salah satunya, Syekh Said Ramadhan Al-Buthi menulis buku yang berisi uraian tentang Salafi yakni “Salafiyyah; Marhalah Zamaniyyah Mubarakah La Madzhab Islami”. Bahwa menurutnya, Salafi ini bukan madzhab tapi suasana keagamaan pada zaman as-salafus salih. Jadi Salafi bukan merupakan pola pemikiran tapi fakta kehidupan darus salam itu yang damai. Buku ini betul-betul membikin kelompok Wahabi dan Salafi kelabakan, sehingga sudah lama sebenarnya ada pertentangan sektarian antara Wahabi-Salafi dengan Syekh Said Ramadhan Al-Buthi .

Dalam buku ini, Syekh Said Ramadhan Al-Buthi menerangkan dengan panjang lebar sebuah ajaran baru yang dinamakan “al-Salafiyyah” jelmaan dari “al-Wahhabiyyah” karena pengamal ajaran ini tidak mau ajaran ini dinisbahkan kepada Muhammad Ibn Abdul Wahhab semata-mata.

Beliau menyatakan bahawa MENGIKUT GENERASI SALAF adalah satu perkara yang sangat-sangat berbeda dibanding BERMAZHAB DENGAN MAZHAB AL-SALAFIYYAH yang digembar-gemburkan oleh pengamal Wahhabi.

Beliau berkata bahwa istilah yang digunakan oleh para ulama’ untuk menamakan kedudukan para ulama’ yang benar adalah Ahli Sunnah dan Jama’ah. Istilah Ahli Sunnah dan Jama’ah adalah istilah yang telah diijmak oleh para ulama’ generasi Salaf untuk menamakan golongan yang benar.

Jadi, istilah al-Salafiyyah yang digunakan oleh golongan Wahhabi pada masa sekarang adalah untuk melambangkan dan menamakan golongan yang benar [menurut sangkaan mereka] adalah satu bid’ah yang tercela bahkan tidak pernah digunakan oleh generasi Salafus-Sholeh untuk menamakan golongan yang benar. Silahkan lihat petikan dan terjemahan kata-kata beliau di bawah :

[Semoga anda diberi hidayah oleh Alloh SWT] :

“Dan apabila seorang Muslim mentakrifkan/memperkenalkan dirinya dengan menyatakan bahwa dia disandarkan kepada sebuah mazhab yang dikenali pada hari ini dengan al-Salafiyyah, maka tanpa ragu-ragu lagi dia adalah seorang ahli bid’ah.

Ini karena seandainya “al-Salafiyyah” bermaksud sama seperti “Ahli Sunnah dan Jamaah”, maka sesungguhnya dia telah melakukan bid’ah dengan mencipta nama yang berbeda dengan nama yang telah disepakati oleh generasi Salaf [Semoga keridhaan Allah dilimpahkan ke atas mereka].

Dan nama yang bid’ah lagi tidak diperlukan ini telah cukup untuk menimbulkan ketidakstabilan dan perpecahan di dalam saf-saf [perpaduan] umat Islam.

Dan manakala sekirannya nama al-Salafiyyah ini memberi maksud yang berbeda dengan dengan hakikat Ahli Sunnah dan Jama’ah – dan inilah kebenarannya – maka bid’ah ini telah berlaku dengan nama rekaan tersebut [al-Salafiyyah] serta kandungannya yang bathil, dan istilah ini coba menegakkan benderanya dan mengangkat kedudukannya sebagai ganti kepada kebenaran yang telah disepakati oleh generasi Salaf dan [generasi Salafus-Sholeh pada hakikatnya] telah berijma’ menggunakan nama “Ahli Sunnah dan Jama’ah” [bagi golongan yang benar].”

Maka telah terbuktilah bid’ah [golongan Salafi Wahhabi ini] dalam menggunakan istilah “al-Salafiyyah” di samping maksudnya yang juga bid’ah untuk digunakan sebagai nama bagi sebuah kumpulan baru [Salafi-Wahhabi] yang memisahkan diri mereka dari jamaah umum Umat Islam yang bersatu dalam menggunakan istilah “Ahli Sunnah dan Jama’ah” serta berpegang dengan hakikat [Ahli Sunnah dan Jama’ah] yang benar.”

Dapat difahami daripada kata-kata di atas bahwa al-Sheikh al-Bouthi menerangkan bahwa :

“Istilah al-Salafiyyah adalah satu istilah yang bid’ah dan bertentangan dengan kesepakatan ulama’ generasi Salaf. Menolak istilah al-Salafiyyah untuk digunakan sebagai ganti Ahli Sunnah dan Jamaah.
Berterus-terang bahwa kandungan ajaran yang dibawa oleh kelompok Salafiyyah Wahhabiyyah adalah bukan merupakan pegangan Ahli Sunnah dan Jamaah.”

Semoga nasihat beliau ini mampu melembutkan hati yang keras, menghidupkan hati yang mati, menyedarkan hati yang lalai, mengobati hati yang berpenyakit dan meluruskan hati dengan izin Allah SWT dan berkat kasih sayang-Nya kepada Rasulullah SAW…aamiin.

Wallahu A’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: