Khutbah Jum’at Tahun Baru Hijriah Puasa Tasu’a Dan Asyura

Khutbah Jum’at Tahun Baru Hijriah Puasa Tasu’a Dan Asyura. Saudaraku jamaah jumah yang dirahmati Allah,..

Marilah kita terus tingkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah, taqwa dengan sebenar- benarnya taqwa.. menjadi pribadi yang lebih taat dari hari kehari..

Beberapa hari lagi kita akan memasuki pergantian tahun hijriah, dalam kalender hijriah diawali dengan bulan muharram, bulan yang dimuliakan Allah, Bulan yang memiliki banyak keutamaan didalamnya, Allah SWT Berfirman :

Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, (QS. At-Taubah : 36)

yang dimaksud empat bulan haram itu adalah Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab. Dalam tafsir ibnu katsir Qatadah mengatakan : sesungguhnya melakukan perbuatan aniaya dalam bulan-bulan haram (suci) maka dosa dan sangsinya jauh lebih besar dibandingkan bulan yang lain.

Menurut Ibnu Abbas RA, Allah SWT memang mengkhususkan empat bulan sebagai bulan haram (bulan yang dimuliakan). Sebab, jika berbuat dosa pada bulan-bulan tersebut, dosanya akan lebih besar dibandingkan bulan yang lain. Begitu juga sebaliknya, bila berbuat amal saleh, ganjaran kebaikan akan diperoleh dengan pahala yang berlipat-lipat. dengan ini kita disyariatkan untuk memperbanyak amal sholeh pada bulan ini.

Dari Abu Hurairah RA. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Sebaik-baiknya puasa setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah Muharram. Dan sebaik-baiknya ibadah setelah ibadah wajib adalah shalat malam.” (HR Muslim)

Saudaraku jamaah jumah yang dimuliakan Allah,..

Pada hari Asyura tanggal 10 muharram, Allah telah menyelamatkan nabi Musa as  dan menenggelamkan Firaun, dikisahkan Dari Ibnu Abbas RA :

Ketika Nabi Muhammad datang kemadinah mendapatkan orang Yahudi berpuasa satu hari, yaitu ‘Asyuraa (10 Muharram).

Mereka berkata, “ Ini adalah hari yang agung yaitu hari Allah menyelamatkan Musa dan menenggelamkan keluarga Firaun.Maka Nabi Musa as berpuasa sebagai bukti syukur kepada Allah.

Rasul saw. berkata, “Saya lebih berhak mengikuti  Musa as. dari mereka.”  Maka beliau berpuasa dan memerintahkan (umatnya) untuk berpuasa” (HR Bukhari).

Agar tidak menyamai dengan orang yahudi disunnahkan untuk puasa satu hari sebelumnya,

Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata: pada saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan shaum Assyura dan memerintah para sahabat untuk melaksanakannnya, mereka berkata, “Wahai Rasulullah hari tersebut (assyura) adalah hari yang diagung-agungkan oleh kaum Yahudi dan Nashrani”. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Insya Allah jika sampai tahun yang akan datang aku akan shaum pada hari kesembilannya”. Ibnu Abbas berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggal sebelum sampai tahun berikutnya” (HR Muslim 1134)

Puasa Tasu’a (9 muharram) dan puasa asyuro (10 muharram) tahun ini bertepatan pada hari sabtu dan minggu 10-11 september ’16.

Semoga kita semua dikaruniai kekuatan, kesabaran serta keikhlasan untuk melaksanakan apapun yang disyariatkan Allah melalui rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.  aamiin

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: