Semua Dalam Rencana Tuhan, Dan Yakinlah Akan Baik Pada Akhirnya

Semua Dalam Rencana Tuhan, Dan Yakinlah Akan Baik Pada Akhirnya. Hidup bukanlah mencari kesenangan. Hidup adalah belajar menangkap hikmah dan pelajaran atas setiap kejadian. Kebanyakan manusia menghindari kesusahan dan musibah, padahal di dalamnya ada keberuntungan dan keselamatan.

Suatu hari ada seorang pelukis terkenal sedang menyelesaikan lukisannya dan lukisan ini adalah lukisan yang sangat bagus. dan lukisan ini dipakai pada saat pernikahan putri diana.Sang pelukis ketika menyelesaikan lukisannya sangat senang dan memandangi lukisan yang berukuran 2×8 m dan sambil memandanginya pelukis tersebut berjalan mundur. dan ketika berjalan mundur pelukis tersebut tidak melihat ke belakang. dia terus berjalan mundur dan dibelakang adalah ujung dari gedung tersebut yang tinggi sekali dan tinggal satu langkah lagi dia mengakhiri hidupnya.

Salah seorang melihat pelukis tersebut dan hendak berteriak untuk memperingatkan pelukis tersebut tapi tidak jadi karena dia berpikir sekali dia berteriak pelukis tersebut malah bisa jatuh. Kemudian orang yang melihat pelukis tersebut mengambil kuas dan cat yang ada didepan lukisan tersebut lalu mencoret-coret lukisan tersebut sampai rusak.

Pelukis tersebut sangatlah marah dan maju hendak memukul orang tersebut. tetapi beberapa orang yang ada disitu menghadang dan memperlihatkan posisi pelukis tadi yang nyaris jatuh. Kadang-kadang kita telah melukiskan masa depan kita dengan sangat bagus dan memimpikan suatu hari yang indah bersama dengan pasangan yang kita idamkan juga dalam sesuatu apapun. tetapi lukisan itu kelihatannya dirusak oleh Tuhan, karena Tuhan melihat bahaya yang ada pada kita kalau kita melangkah. Kadang-kadang kita marah dan jengkel terhadap Tuhan atau juga terhadap pemimpin kita. tapi perlu kita ketahui Tuhan selalu menyediakan yang terbaik.

Apapun yang terjadi pada dirimu,semua dalam rencana Tuhan,dan yakinlah akan baik pada akhirnya. Dalam Al-Hikam disebutkan

ﺭﺑﻤﺎ ﺃﻋﻄﺎﻙ ﻓﻤﻨﻌﻚ ﻭﺭﺑﻤﺎ ﻣﻨﻌﻚ ﻓﺄﻋﻄﺎﻙ

Adakalanya kamu menerima pemberian yang pada hakikatnya adalah penolakan dan ada kalanya kamu ditolak tetapi pada hakikatnya kamu diberi.

ﻣﺘﻰ ﻓﺘﺢ ﻟﻚ ﺑﺎﺏ ﺍﻟﻔﻬﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﻨﻊ ﻋﺎﺩ ﺍﻟﻤﻨﻊ ﻋﻴﻦ ﺍﻟﻌﻄﺎﺀ

Jika telah dibuka kepada kamu pintu kefahaman tentang sebuah penolakan niscaya dimengerti bahwa penolakan itu sendiri adalah sejatinya suatu pemberian.

Wallahu A’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: