Manfaatkanlah Waktu Sebaik Mungkin, Agar Tidak Menyesal Di Kemudian Hari

Manfaatkanlah Waktu Sebaik Mungkin, Agar Tidak Menyesal Di Kemudian Hari. Dunia ini setiap hari semakin menujukkan gebyar dan gemerlapnya. Orang yang memiliki hati yang lemah tentu akan tertarik dan bermain-main dengannya, sehingga ia lupa kepada Allah SWT. Namun, bagi para wali Allah, dunia yang sedemikian rupa tidak akan membelokkan mereka dari jalan Allah SWT. Sebagaimana para ahli dunia menikmati dunianya, orang-orang yang bertaqwa juga menikmati ketaqwaannya

Al Alim Al Allamah Al Habib Musa Kadzim bin ja’far Asseqqaf pernah menyampaiakan: Aku mengetahui Seorang Hafidz (seorang penghafal Al-Qur’an) yang hidup sangat lama (berumur panjang) dan ketika beliau tiba pada akhir hidupnya (mendekati kematian), yang mana selama hidupnya ia isi dengan senantiasa membaca quran, dalam keadaan siang malam tak pernah berhenti membaca quran, bahkan ketika tidurpun lidahnya bergerak tak berhenti membaca. Menjelang kematiannya, putrinya masuk ke kamarnya dan sangat bersedih melihat keadaannya, sang hafidz membuka matanya sejenak dan tersenyum pada putrinya sambil bertanya, “mengapa bersedih?”, putrinya balik bertanya, “mengapa tidak?”.

“Jangan menangis untuk ayahmu. bergembiralah dan tengok disudut sana” (sebuah papan tempat beliau memberi sebuah garis setiap selesai sekali khatam) disitu ada 124.000 garis yang tertulis dan itu berarti bahwa beliau telah membacakan 124.000x pengkhataman Al-Qur’an. “Bayangkan tentang berapa umurnya dan berapa banyak dia mengucapkan semua kalimat suci Kalamallah? 124.000 x khatam!!!. Berapa banyak dia membaca setiap hari?.

Kita mungkin tidak membaca Surah al Ikhlas 100.000 kali dalam sepanjang hidup kita atau kalau hanya sekedar berdzikir LailahailAllah 100x bisa menghidupkan kembali hati dan menambah cahaya serta menghilangkan tirai penghalang antara kita dengan Sang Pencipta Allah subhanahu wa ta’ala, bisa anda bayangkan apa efek bagi seseorang yang bisa mengkhatamkan al quran lebih dari 100ribu x?

Hanya para teman dekat Allah (auliya’) yang sanggup melakukan hal itu, itu sebabnya mengapa Allah mengatakan akan mengobarkan perang kepada siapa saja yang memusuhi para wali.

Wallahu A’lam

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: