Bagaimana Cara Mendidik Anak Ala Gus Dur

Bagaimana Cara Mendidik Anak Ala Gus Dur. Anak adalah bagian dari titipan tuhan yang akan ditanyakan pertanggung jawabannya di akhirat kelak. Oleh karena itu setiap orang tua memiliki kewajiban untuk mendidik putra-putrinya sebagaimna yang diperintahakn oleh Allah dan Rasulullah SAW.

Gus Dur pernah menyampiakan bagaimana cara mendiidk anak dengan baik:

1)Ibu ketika menyusui sambil membaca Ayat Kursi & Al ikhlas, Al falaq, An nas & mengulang-ulang bacaan

2)Pertama kali yg diajarkan ke anak ketika br bs bicara.

رضيت بالله ربا وبالإسلام دينا وبمحمّد نبيا ورسولا
Yg artinya: aku ridho Allah sbg Tuhanku dan Islam agamaku dan Nabi Muhammad Nabi dan Rosulku

3)Mengajak keluar anak” kecil ketika waktu malam yg terakhir (sebelum subuh) ke masjid agar menjadi kebiasaan

4)Sebelum memasuki Bulan-bulan berkah seperti Ramadhan, mereka mengumpulkan anak” mereka & bertanya kpd mereka, apa yg akan kalian kerjakan dibulan yg berkah ini? dr amalan membaca Alqur’an, dzikir, sedekah dll

5) Mereka mengajari anak” mereka niat” yg baik sebagaimana mengajari mereka Surat Al fatihah

6) Mereka mengadakan majelis ilmu di rumah & berkumpul smw yg di rumah harian/mingguan, mereka membaca sedikit dr al qur’an al karim (tadarrus), kitab hadits & fiqih
& mereka menutup majelis dg doa & shalawat kpd Nabi Muhammad SAW

7)Ketika masuk baligh anak mereka, mereka memberi tahu anaknya klo sdh Mukallaf & sekarang 2 Malaikat akan mencatat kebaikan & kejelekan & menulis ucapan & perbuatannya, & hal itu diadakan perayaan yg dihadiri ulama’

8) Mereka tdk menunda pernikahan anak” mereka setelah baligh kawatir terjerumus kpd kemaksiatan

9) Mereka mengajari anak” dg berdo’a memohon kpd Allah dlm setiap keadaan, maka apabila anaknya ingin sesuatu dr orangtuanya, mereka berkata kpd anaknya wudhu’lah & sholat 2 rokaat dan mintalah kpd Allah hajat”mu. Dan setelah shalat orang tua memberikan yg anak minta seraya berkata sungguh Allah yg mengabulkan do’amu

10) Mereka membagi tugas kpd setiap anak, ada yg tugas belanja ke pasar, dan ada yg menyapu rumah & ada yg tugas melayani tamu dan ngambil air dsb

11) Mereka lebih banyak memperhatikan pembelajaran putri-putri mereka drpd yg laki” krn anak perempuan tdk keluar rumah.
Wallahu A’lam

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: