Ramadhan Pergi, Sifat Munafik Juga Pergi

Ramadhan Pergi, Sifat Munafik Juga Pergi. Ramadhan baru saja kita lewati bersama dan banyak sekali pelajaran yang dapat kita ambil darinya. Diantara pelajaran yang dapat kita petik dari shalat tarawih adalah kadisiplinan, kebersamaaan, persatuan, kepedulian, dsb. Diantara pelajaran yang kita petik dari puasa ramadhan adalah melatih kesabaran, kejujuran, merasakan pengawasan Allah, menghindari kebohongan dan kemunafikan.

Bagaimana puasa bisa melatih kita menjadi pribadi yang tidak gemar dengan kemunafikan?, tentu saja, karena ketika kita berpuasa maka kita akan berusaha memperhatikan aturan-aturan dalam berpuasa. Kita akan menghindari segala macam larangan-larangan dalam berpuasa, seperti makan, minum, tidak berkata kotor, tidak berbohong, tidak memandang lawan jenis dengan pandangan syahwat, dan tidak berniat kecuali untuk mendapatkan ridla Allah SWT.

Ketika ia mengetahui bahwa makan dan minum adalah hal yang membatalkan puasa lalu ia mencari tempat bersembunyi untuk makan dan minum maka ia telah berbuat munafik. Karena ketika berhadapan dengan banyak orang ia mangatakan bahwa dirinya berpuasa, namun ketika sedang sendiri ia makan dan minum. Ia juga mengetahui bahwa memandang lawan jenis dengan pandangan syahawat juga bisa membatalkan puasa, namun ketika dalam kesendiriannya ia malah melampiaskan syahwatnya. Inilah bentuk-bentuk kemunafikan yang dilakukan oleh seseorang yang tidak bisa mengambil pelajaran dari berpuasa. Orang yang dijaga oleh Allah akan mampu menjaga dirinya dari hal-hal yang dilarang meskipun ia dalam keadaan sendiri, karena ia tahu bahwa Allah maha melihat dan mengawasi. Perilakunya sama saja, baik ketika sedang bersama dengan banyak orang maupun ketika sedang sendiri.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلاَثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ – متفق عليه

Dari Abu Hurairah ra; dari Rasulullah SAW beliau bersabda, “Ciri-ciri orang munafik ada tiga; apabila berbicara ia berdusta; apabila berjanji ia mengingkari ; dan apabila diberi amanah ia berkhianat. (Muttafaqun Alaih)

Dalam hadits yang singkat ini, terdapat makna yang mendalam dan hikmah yang dapat dijadikan pelajaran. Diantara makna dan hikmahnya adalah sebagai berikut :

  1. Rasulullah SAW menggambarkan mengenai sifat-sifat dan sikap yang tercela dan harus dihindari oleh setiap muslim.

Sifat-sifat tersebut adalah berdusta, ingkar janji dan berkhianat. Karena ternyata ketiga sifat ini selain merugikan dalam kehidupan sosial terhadap orang lain, juga karena ketiga sifat ini merupakan sifat-sifat yang dimiliki oleh orang munafik. Oleh karenanya Rasulullah SAW mengatakan bahwa tanda-tanda orang munafik itu ada tiga; yaitu berdusta, ingkar janji dan berkhianat. Agar jangan sampai seorang muslim terperosok pada ketiga sifat tersebut.

  1. Hadits di atas juga secara tegas yang jelas menjelaskan ciri dan karakter mendasar orang munafik, yang dari zaman ke zaman dan dari tempat ke tempat memiliki kesamaan.

Karena sifat kemunafikan ini bersumber dari lemahnya keimanan dan motivasi duniawi yang tinggi. Sehingga ketika ia berbuat sesuatu, yang dilihatnya adalah untung rugi dan maslahat untuk dirinya pribadi, tanpa perduli dengan orang lain.

  1. Sifat pertama orang munafik adalah berdusta

Rasulullah SAW menggambarkannya dengan ungkapan, “apabila berbicara berdusta.” Berdusta adalah mengemukakan sesuatu yang berbeda dengan kenyataan yang sesungguhnya. Dan sifat seperti ini sangat dicela oleh Islam, dan merupakan dosa besar. Dalam hadits lain Rasulullah SAW berkata :

عَنْ أَبِي بَكْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلاَ أُنَبِّئُكُمْ بِأَكْبَرِ الْكَبَائِرِ ثَلاَثًا قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الإِشْرَاكُ بِاللَّهِ وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ وَجَلَسَ وَكَانَ مُتَّكِئًا فَقَالَ أَلاَ وَقَوْلُ الزُّورِ قَالَ فَمَا زَالَ يُكَرِّرُهَا حَتَّى قُلْنَا لَيْتَهُ سَكَتَ – رواه البخاري

Dari Abu Bakrah ra, Rasulullah SAW bersabda, “Maukah kalian aku beri tahu dosa-dosa yang paling besar?” Sahabat menjawab, “Tentu wahai Rasulullah SAW.” Kemudian Rasulullah SAW bersabda, “menyekutukan Allah, durhaka kepada kedua orang tua.” (belaiu berdiri dan kemudian duduk) lalu mengatakan, dan perkataan dusta.” Abu Bakrah mengatakan, “beliau mengulang-ulang kata ini sampai-sampai aku berkata, sekiranya beliau diam” (HR. Bukhari)

  1. Sifat kedua adalah ingkar janji

Sementara janji itu adalah hutang yang harus ditepati oleh orang yang berjanji. Bahkan dalam Al-Qur’an banyak sekali ayat-ayat yang menggambarkan tentang sifat-sifat orang yang bertakwa. Dan diantara sifat-sifat mereka adalah ( الوفاء بالعهد ) menepati janji. Dan orang munafik senantiasa tidak dapat menepati janjinya, mereka selalu ingkar terhadap janjinya.

  1. Sifat ketiga dari sifat orang munafik adalah apabila diberi amanah ia berkhianat

Berkhianat dalam artian ia tidak menjalankan atau melaksanakan amanah yang telah diembankan kepadanya. Amanah itu berfariasi sebagaimana berfariasinya kehidupan di duniawi. Terkadang amanah dapat berbentuk pekerjaan, harta benda, waktu, ilmu, dan lain sebagainya. Bahkan kehidupan di dunia inipun sesungguhnya amanah Allah yang diembankan kepada seluruh umat manusia. Dan orang munafik senantiasa tidak dapat melaksanakan segala amanah yang diembankan kepada dirinya.

  1. Inilah ketiga sifat buruk yang juga merupakan sifat munafik yang harus dihindari secara total dari diri kaum muslimin

Bahkan jika terdapat salah satunya saja, itu berarti bahwa dalam diri kita terdapat salah satu sifat kemunafikan yang harus dihindarkan. Karena jika salah satu sifat itu melekat pada diri kita, itu mencerminkan adanya “kekurangan” dalam keimanan kita.

Wallahua’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: