Muslim Yang Baik Memiliki Kepedulian Pada Lingkungan Sekitar

Muslim Yang Baik Memiliki Kepedulian Pada Lingkungan Sekitar. Islam adalah agama yang mengajarkan kasih sayang dan kepeduliaan kepada sesama manusia. Jika ada tetangga atau teman kita yang sakit maka islam memerintahkan untuk menjenguknya. Dan Allah telah menyiapkan pahala yang besar bagi oranng yang mau menjenguk temannya yang sakit. Dikatakan di dalam hadits qudsi bahwa Allah berfirman, ‘mengapa kalian tidak menjengukku ketiak Aku sedang sakit’, lalu manusia berkata, ‘bagaimana Engkau sakit ya Allah, padahal Engkau adalah Tuhan semesta alam?’, Allah berfirman, ‘jika kalian menjenguk saudaramu yang sakit maka pada hakikatnya kalian tengah menjenguk-Ku’. Dari hadits tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa jika kita ingin bertemu dengan (rahmat) Allah maka kita harus menjenguk saudara kita yang sedang sakit. Rasulullah adalah manusia palinh sempurna yang harus dijadikan sebagai suri tauladan. Ketahuilah bahwa bukan hanya sahabatnya saja yang beliau jenguk, namun orang kafir yang suka menyakitinya ketika sakit beliau mau mnejenguknya, subhanallah. Benar-benar Rasulullah memiliki akhlak yang agung nan mulia.

Islam juga mengajarkan seorang muslim agar ia membantu orang lain yang membutuhkan pertolongan. Rasulullah pernah bersabda, ‘Allah akan menolong seorang hamba selama hambaitu menolong saudaranya’. Dan Rasulullah adalah manusia pilihan yang harus kita contoh. Pada suatu hari ada seorang nenek tua yang membawa barang bawaan yang berat, Rasulullah pun menawarkan diri untuk membawakan barang bawaannya. Tidak disangka ternyata nenek tua itu masih belum menerima agama Islam dan termasuk yang menentang ajaran Rasulullah. Selama perjalanan ke tempat yang dituju nenek tua itu terus menceritakan tentang kejelekan Nabi Muhammad SAW. Hinaan, celaan, dan umpatan terus keluar dari mulut si nenek tanpa henti. Rasulullah hanya menanggapinya dengan tersenyum. Ia tidak menyadari bahwa laki-laki yang membawakan barang bawaannya adalah Rasulullah. Nenek itu memang belum pernah bertemu dengan beliau, sehingga ia tidak mengerti betul siapa sosok Muhammad dan bagaimana mukanya. Setelah sampai ketempat tujuan dan mereka hampir berpisah, si nenek penasaran dengan laki-laki yang ada disampingnya. Ia lalu menanyakan siapa namanya, Rasulullah menjawab bahwa namanya Rasulullah SAW. Sontak si nenek terkejut dan tak terasa air mata telah mengalir melalui pipinya. Ia kagum dengan akhlak dan budi baik Muhammad SAW, dan seketika itu ia menyatakan diri masuk Islam, subhanallah.

Islma juga mengajarkan agar seorang muslim mau berbagi makanan kepada orang yang kelaparan. Hal ini juga ditunjukkan oleh akhlak Rasulullah yang sangat mulia. Pada setiap pagi Rasulullah SAW mendatangi pasar untuk menjumpai wanita tua non muslim. Wanita tua itu buta dan tidak memiliki siapa-siapa sehingga ia membutuhkan bantuan orang lain, bahkan untuk makan ia memerlukan tangan orang lain. Tahukan anda bahwa Rasulullah tidak menyuapinya dengan tangannya, melainkan dengan mulutnya yang mulia. Makanan itu dikunyahnya sampai halus lalu dimasukkannya ke mulut si wanita tua dengan mulut mulia Rasulullah SAW. Perbuatan itu beliau lakukan sampai beliau wafat. Setelah nabi wafat, Abu Bakar ingin meneruskan perbuatan yang dulu dilakukan nabi, maka didatangilah perempuan itu, lalu ia suapkan makanna ke mulut si wanita tua itu. Wanita tua yang buta itu merasakan adanya seseuatu yang berbeda. Ia merasakan bahwa laki-laki itu buakn laki-laki yang datang biasanya. Ia pun bertanya pada Abu Bakar, bahwa ia adalah Abu Bakar dan orang yang dulu menyuapinya adalah Rasulullah SAW. Air matanya pecah lalu mengalir deras, ia tak menyakngka bahwa orang yang ia caci maki tiap hari itu adalah orang yang menyuapinya makan setiap hari, subhanallah.

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْإِسْلَامِ خَيْر؟ٌ قَالَ تُطْعِمُ الطَّعَام،َ وَتَقْرَأُ السَّلَامَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْ (رواه مسلم)

Dari Abdullah bin Amru ra bahwa ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah Saw, “Islam seperti apakah yang paling baik?” Beliau menjawab: “Engkau memberikan makan (kepada orang yang membutuhkan), dan engkau mengucapkan salam, baik kepada orang yang engkau kenal maupun kepada orang yang tidak engkau kenal.” (HR. Muslim, hadits no 56).

Hikmah Hadits :

  1. Bahwa ajaran agama Islam tidak hanya mencakup dan mengatur pola hubungan antara seorang hamba dengan Rabnya (hablumminallah) saja, namun juga mencakup dan mengatur hubungan antara sesama manusia (hablumminannas). Dan bahkan, dalam banyak hadits disebutkan tentang keutamaan amalan yang terkait dengan hablumminannas atau amalan sosial. Diantaranya adalah sabda Nabi Saw, ‘Wahai manusia, sebarkanlah salam, berikanlah makanan (kpd orang yg membutuhkan), sambunglah tali persaudaraan, shalatlah di tengah malan, niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.’ (HR. Tirmidzi).  Hadits ini dengan jelas menggambarkan bahwa salah satu benefit amalan sosial adalah “surga”.
  2. Bahwa keimanan yang mengakar dalam diri seorang muslim, akan menggerakkan jiwanya untuk selalu peduli terhadap lingkungan sosialnya. Maka, ketika Nabi Saw ditanya perihal ber-Islam seperti apakah yang paling baik, beliau menjawabnya dengan, ‘Memberikan makanan (kepada orang yang membutuhkan) dan mengucapkan salam..’ Karena keduanya merupakan konsekwensi dari keimanan kepada Allah Swt, dan sepatutnya setiap muslim selalu berupaya untuk peduli dengan sesamanya dan saling mengucapkan salam antara sesamanya.
  3. Memberikan makan adalah relfkeksi dari kepedulian sosial terhadap orang yang kekurangan, sementara mengucapkan salam adalah refleksi dari kepedulian dan kecintaan terhadap sesama muslim. Karena setiap muslim adalah bersaudara, yang diharuskan saling mendoakan dan menguatkan antara satu dengan yang lainnya. Nah, jika keduanya bisa dilaksanakan, yaitu berbagi dengan sesama dan saling mengucapkan salam, maka berarti ia telah mengamalkan ajaran Islam yang terbaik, sebagaimana sabda Nabi Saw di atas. Dan adakah balasan terbaik bagi seseorang yang mengamalkam Islam terbaik, selain mendapatkan surga? Ya Rab, jadikan kami termasuk ahli surga…. Amiiin Ya Rabbal Alamiiin.Wallahu A’lam

     

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: