Manusia Yang Dicintai Allah Akan Dimuliakan-Nya

Manusia Yang Dicintai Allah Akan Dimuliakan-Nya. Tidak ada keberuntungan yang lebih berharga bagi manusia selain keberuntungan mendapatkan cinta Allah SWT. Ketika Allah telah mencintai seorang hamba maka ia akan menjadi kekasih-Nya. Dan ketika menjadi kekasihnya maka hidupnya akan senantiasa mendapatkan penjagaan dari Allah SWT. Ketika ada orang yang akan mencelakainya maka ia akan dijaga, ketika membutuhkan pertolongan maka ia akan ditolong, ketika ia meminta sesuatu maka akan dikabulkan, ketika ia ingin melakukan maksiat maka Allah akan menjauhkannya. Oleh karena itu orang yang telah menjadi kekasih Allah selamanya ia dalam kebahagiaan karena selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Allah berfirman bahwa para kekasih Allah itu tidak pernah takut juga tidak merasa sedih.

Sebelum mendapatkan kemuliaan di surga, para kekasih Allah telah mendapatkan kemuliaan ketika di dunia. Banyak orang yang menghormatinya dan menawarkan kepadanya apa saja. Orang-orang rela memberikan apa saja kepada kekasih Allah karena diyaniki hal itu akan mendatangkan berkah baginya dan keluarganya. Doa wali Allah senantiasa di dengar Allah, sehingga banyak orang yang datang kepadanya untuk di doakan. Banyak orang yang mencintainya, karena dengan mencintai wali Allah akan menyebabkan cinta Allah kepada dirinya. Meskipun para kekasih Allah tidak membutuhkan pemuliaan mansia, tetapi manusia tetap akan memuliakannya, karena memuliakan Allah berarti memuliakan Allah yang berakibat pada keselamatan hidup di dunia dan di akherat.

Para kekasih Allah menjadi orang yang dicintai Allah karena mereka mencintai Allah dengan tulus. Seluruh hidupnya ia korbankan untuk mendapatkan cinta Allah SWT. Apa yang menjadi perintah Allah ia mereka dahulukan dari pada perintah-perintah makhluk. Apa yang menjadi batasan dan aturan Allah mereka hormati dari pada aturan-aturan makhluk. Apa yangn menjadi larangan Allah mereka jauhi sejauh-jauhnya. Sebanyak mungkin ia melakukan ibadah-ibadah sunnah, sehingga hampir seluruh waktunya ia gunakan untuk mengabdi kepada Allah SWT. Ia bersabar dalam menghadapi segala ujian dan bencana, karena ia telah yakin dan percaya pada takdir Allah yang pada akhirnya akan membawa mnafaat dan hikmah. Ia juga bersabar untuk tidak menuruti ajakan hawa nafsu, karena ia tahu meskipun nafsu terasa nikmat tetapi di dalam kenikmatan itu ada racun yang akan membinasakan.

Ketika bergaul dengan manusia dan alam sekitar para kekasih Allah berusaha untuk memberikan manfaat sebanyak-bnayaknya bagi mereka. Mereka menganggap bahwa semua manusia adalah makhluk Allah yang harus dihormati dan disayangi, karena dengan menyayangi manusia berarti mereka telah menyayangi Penciptanya. Oleh karena itu ketika diputuskan hubungan silaturrahmi mereka akan tetap menyambugnya, ketika permintaannya ditolak maka mereka akan tetap memberi, ketika disakiti ia tidak akan balas menyakiti. Sungguh sangat mulia pribadi para kekasih Allah dan hal itu sangat berat untuk kita ikuti. Oleh karena itu jika kita tidak bisa mengikuti langkah hidupnya minimal kita mencintainya. Semoga dengan mencintainya kelak Allah berkenan untuk mengumpulkan kita bersama mereka di surga-Nya, Amiin.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِذَا أَحَبَّ عَبْدًا نَادَى جِبْرِيلَ إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَبَّ فُلَانًا فَأَحِبَّهُ فَيُحِبُّهُ جِبْرِيلُ ثُمَّ يُنَادِي جِبْرِيلُ فِي السَّمَاءِ إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَبَّ فُلَانًا فَأَحِبُّوهُ فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ وَيُوضَعُ لَهُ الْقَبُولُ فِي أَهْلِ الْأَرْضِ (رواه البخاري)

 Dari Abu Hurairah ra berkata, “Bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya Allah Swt jika mencintai seseorang, maka Allah akan memanggil Jibril, ‘(Wahai Jibril) Sesungguhnya Allah mencintai fulan maka cintailah dia, sehingga Jibril pun mencintainya. Kemudian Jibril memanggil seluruh penghuni langit seraya berseru, ‘Sesungguhnya Allah mencintai si fulan maka cintailah dia, maka penghuni langit pun mencintainya, sehingga orang tersebut diterima oleh penduduk bumi.” (HR. Bukhari)

 

Hikmah Hadits ;

  1. Cinta adalah fitrah dan anugrah Allah Swt yang Allah berikan kepada setiap manusia. Maka setiap orang membutuhkan untuk saling mencintai dan juga untuk dicintai. Dan cinta yang hakiki dan yang paling mulia adalah mencintai dan dicintai oleh Yang Maha Memberikan Cinta, yaitu Allah Swt.
  1. Bahwa orang yang dicintai Allah Swt adalah orang yang paling berbahagia, karena ia akan dimuliakan Allah Swt. Allah akan memberitahukan cinta-Nya pada hamba-Nya tersebut kepada malaikat Jibril. Bahkan Allah memanggil khusus malaikat Jibril, dan memberitahukan kepada malaikat Jibril, bahwa Allah mencintainya. Lalu Allah memerintahkan malaikat Jibril untuk juga mencintai hamba-Nya tersebut, maka Malaikat Jibril pun mencintainya, sebagaimana Allah juga mencintainya.
  1. Tidak terhenti sampai di situ saja kemuliaan yang akan diterimanya, bahkan Malaikat Jibril pun kemudian berseru kepada seluruh penduduk langit, bahwa Allah mencintainya, maka cintailah hamba tersebut sebagaimana Allah mencintainya. Sehingga ia pun mendapatkan sepenuh cinta dari seluruh penghuni langit, dan akhirnya juga ia dicintai dan diterima oleh seluruh penduduk bumi. Subhanallah…. Semoga kita semua termsuk ke dalam golongan orang2 yang mendapatkan cinta Allah Swt… Amiiin.

Wallahu A’lam

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: