Kerancuan Pemikiran Kelompok Salafi

Kerancuan Pemikiran Kelompok Salafi

1. Alam dan semua orang yang ada di dunia ini membenci umat Islam, dan mereka semua ingin menghancurkan Islam. Mereka yang paling gencar dalam memerangi Islam adalah umat yahudi dan nasrani. Orang salafi sering mengatakan bahwa orang-orang yahudi dan nasrani sering melakukan serangkaian pertemuan baik terang-terangan maupun tersembunyi untuk menghancurkan umat Islam.

Pemikiran seperti ini akan memunculkan rasa curiga dan menumbuhkan permusuhan antara sesama manusia yang bertentangan dengan ajaran agama Islam yang menebarkan kasih sayang kepada seluruh alam.

2. Keharusan untuk melawan alam dengan alasan ingin menghancurkan musuh Islam dan para penjahat. Tindakan perlawanan ini tercermin dalam dua sikap, yaitu membunuh orang-orang kafir yeng terlaknat dan membunuh kaum murtad yang berbuat fasiq. Yang dimaksud dengan orang kafir menurut mereka adalah orang yang tidak mengucapkan dua kalimat syahadat.

Sedangkan yang mereka maksud dengan murtad yang fasiq adalah orang yang bersyahadat dengan dua kalimat syahadat tetapi bermaksiat, orang yang membuat peraturan hukum yang tidak diajarkan oleh Allah dan Rasul-Nya, dan orang memiliki pendapat dan pemikiran yang berbeda dengan mereka.

Jika pemikiran ini kita cermati, maka kita akan menyimpulkan bahwa ini adalah pemikiran dari akal yang bodoh. Namun sayangnya pemikiran seperti ini telah dan akan menarik banyak pemuda untuk masuk ke dalam lingkarannya.

3. Mereka menolak segala penemuan baru yang dihasilkan oleh kemajuan peradaban di zaman modern, karena kebanyakan penemuan dan pemikiran baru itu dihasilkan dari barat -yang kebanyakan dari mereka adalah orang-orang kafir yang menjadi musuh Islam-. Pemikiran seperti ini tentu akan menghalangi mereka untuk maju dan menyesuaikan dengan lingkungan.

4. Kelompok salafi ingin mengajak kita melihat budaya Arab atau budaya masa lampau. Oleh karena itu mereka sering berpakaian jubah yang meniru budaya arab dan budaya lainnya yang tampak dalam cara makan dan minum, cara memakai minyak wangi, dan lain-lain yang terkadang membuat mereka seperti asing dalam suatu masyarakat. Dan pada akhirnya mereka merasa harus terlepas dari arus kehidupan, karena mereka merasa seperti tidak memiliki arti dalam kehidupan ini.

Akibatnya mereka akan manganggap bahwa kehidupan pada zaman ini penuh dengan keburukan yang harus dihancurkan yang akhirnya mereka tidak segan-segan untuk meledakkan bom dan mengangkat senjata untuk membunuh banyak orang yang berbeda dengan mereka.

Sesungguhnya orang-orang salafi menganggap bahwa kehidupan ini salah, sehingga mereka berusaha untuk menyucikan diri mereka dengan cara menjauh dari kehidupan. Mereka akan menolak segala apa yang berada di sekitarnya. Mereka akan menganggap kecil dan meremehkan lingkungan, karena mereka menganggap diri mereka benar dan orang lain sebagai ahli bid’ah.

Kita akan melihat banyak dari mereka yang menyombongkan diri dengan cara meninggalkan kehidupan. Akan tetapi sebenarnya mereka bingung, karena mereka tidak mungkin bisa meninggalkan kehidupan ini dan terlepas dari bergaul dengan lingkungan dan sesama. Pikiran mereka akan terus berkecamuk karena ketidakselarasan antara pemikiran dan perbuatan mereka.

Mereka juga berpendapat bahwa segala hal yang baru adalah bid’ah, dan setiap yang baru adalah sesat, dan setiap yang sesat tempatnya di neraka. Mereka selalu mengedepankan hawa nafsu ketika sedang berhadapan dengan ayat al-Qur’an. Mereka sangat gemar menyempitkan umat Islam dengan memperluas hal-hal yang haram.

Mereka ingin mengeluarkan diri mereka dan orang lain dari lingkaran ketaatan kepada para syekh dan ulama menuju ketaatan pada ijtihad dan pendapat mereka sendiri. Mereka sering mengagungkan yang bukan ulama. Mereka gemar membid’ahkan dan mengkafirkan umat Islam dan menyerukan agar memerangi dan menghancurkan mereka.

Dan yang harus kita lakukan pada saat ini adalah melawan madzhab salafi ini dan mengajak orang-orang untuk kembali kepada manhaj al-Azhar yang telah membawa bendera ahlussunnah wal jama’ah selama berabad-abad. Madzab ahlussunnah wal jama’ah adalah madzhab yang paling adil dan tengah-tengah, yang mengormati semua sahabat dan keluarga nabi Muhammad SAW. Berbeda dengan syi’ah yang mengingkari para sahabat kecuali sahabat Ali. Pengikut madzhab ahlussunnah wal jama’ah bagaikan orang-orang yang memilih agama Islam diantara agama-agama yang lain.

Di lembaga pendidikan al-Azhar, para penuntut ilmu mempelajari pandangan al-Asy’ariyah yang merupakan madzhab di dalam bidang aqidah yang banyak diikuti oleh kebanyakan umat Islam di seluruh dunia. Di al-Azhar juga dipelajari madzhab sunni yang terdiri dari empat madzhab yaitu madzhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali tanpa menolak dan mengingkari ijtihad tunggal dari ulama mujtahid. Al-Azhar juga tidak menentang empat madzhab lainnya yang sudah masyhur dan dijadikan sebagai pegangan oleh kebanyakan umat Islam yaitu madzhab Ibadliyyah, Dzohiriyya, Imamiyah, dan Zaidiyyah, karena pada awalnya madzhab yang diakui oleh para ulama itu ada 80, dan yang dijaga oleh Allah sampai sekarang hanya empat.

Al-Azhar dan madzhab ahlussunnah membolehkan untuk mengambil pendapat dari madzhab mana saja asalkan bertujuan untuk kemaslahatan umum yang selaras dengan 5 tujuan syareat, yaitu melindungi nyawa, melindungi akal, menjaga agama, menghormati kemuliaan manusia, dan menjaga hartanya.

Dari penjelasan singkat diatas maka kita telah memahami apa itu salafiah dan pemikiran salafi. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga kita dan umat muslim semuanya dari pemikiran ini. Wallahu ta’ala a’la wa a’lam.

Syekh Ali Jum’ah, Al-Bayan

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: