Kenikmatan Dunia Tidak Boleh Melalaikan Kenikmatan Akherat Yang Jauh Lebih Besar

Kenikmatan Dunia Tidak Boleh Melalaikan Kenikmatan Akherat Yang Jauh Lebih Besar. Kenikmatan dunia ini sungguh melalaikan banyak manusia. Kenikmatan dunia yang sedikit dan tidak bernilai ini melupakan dari kenikmatan yang banyak dan amat bernilai. Kenikmatan dunia yang sementara dan akan hilang ini melalaikan kenikmatan akherat yang abadi dan tidak akan hilang. Kenikmatan dunia yang sempit dan terbatas ini melalaikan kenikmatan akherat yang luas dan tidak terbatas. Sungguh kebanyakan manusia itu sedang dalam kelalaian.

Dunia diciptakan oleh Allah sebagai ujian bagi manusia. Ujian yang akan menyeleksi manusia-manusia mana saja yang pantas untuk dimuliakan Allah di tempat yang mulia, dengan hidangan yang mulia, pakaian yang mulia, dan bersama dengan orang-orang yang mulia. Oleh karena itu barangsiapa yang bersabar dan tidak menjadikan dunia sebagai tujuan hidupnya ia akan memperoleh kenikmatan yang jauh lebih besar. Namun barangsiapa yang tidak bersabar dengan dunia dan menjadikannya sebagai tujuan hidupnya maka di akherat nanti ia akan masuk ke dalam golongan orang-orang yang merugi. Na’udlubillahi min dzalik.

Apa yang akan kita dapatkan sesuai dengan apa yang kita niatka di dalam hati. Jika kita niat untuk melakukan kebaikan pasti kita akan mendapatkan kebaikan itu. Jika kita niat melakukan dosa dan kemaksiatan maka kita juga akan mendapatkannya. Jika seseorang berniat untuk menumpuk harta maka ia akan mendapatkan harta yang banyak ada di dalam simpanannya. Dan jik seseorang berniat bersedekah pasti Allah juga memberikan harta kepadanya yang kemudian digunakannya untuk bersedekah. Bagi orang-oran yang berniat baik maka Allah telah memberinya satu pahala, dan jika perbuatannya telah terlaksana maka baginya dua pahala.

Pahala adalah balasan atas orang-orang yang bersabar dengan dunia dan menginginkan kehidupan akherat. Allah adalah Dzat yang Maha Besar, dan tidak ada yang melebihi kebesaran Allah SWT. Sehingga pahala yang akan dianugerahkan kepada orang-orang muskmin juga besar. Surga dan berbagai macam kenimatan yang ada di dalamnya telah Allah sedikan bagi orang-orang yang bersabar. Disampng itu mereka nanti juga akan mendapatkan kenikmatan puncak yang tidak ada lagi kenimatan di atasnya. Semoga kita semua dijadikan Allah termasuk ke dalam golongan ini, amiiin.

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ يَقُولُ لِأَهْلِ الْجَنَّةِ يَا أَهْلَ الْجَنَّةِ فَيَقُولُونَ لَبَّيْكَ رَبَّنَا وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ فِي يَدَيْكَ فَيَقُولُ هَلْ رَضِيتُمْ فَيَقُولُونَ وَمَا لَنَا لَا نَرْضَى يَا رَبِّ وَقَدْ أَعْطَيْتَنَا مَا لَمْ تُعْطِ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ فَيَقُولُ أَلَا أُعْطِيكُمْ أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ فَيَقُولُونَ يَا رَبِّ وَأَيُّ شَيْءٍ أَفْضَلُ مِنْ ذَلِكَ فَيَقُولُ أُحِلُّ عَلَيْكُمْ رِضْوَانِي فَلَا أَسْخَطُ عَلَيْكُمْ بَعْدَهُ أَبَدًا (رواه البخاري)

Dari Abu Sa’id Al Khudzri ra berkata, ‘Nabi Saw bersabda: “Bahw Allah berfirman kepada penduduk surga, ‘Wahai penduduk surga.’ Mereka menjawab, ‘Baik, kami penuhi panggilan-Mu, dan seluruh kebaikan berada di tangan-Mu Ya Allah. Allah meneruskan, ‘Apakah kalian telah ridha (thd nikmat surga)? ‘ Mereka menjawab, ‘Bagaimanakah kami tidak puas wahai Rabb, sedang telah Engkau beri kami sesuatu yang belum pernah Engkau berikan kepada satu pun dari makhluk-Mu.’ Allah kembali berfirman, ‘Maukah Aku beri kalian suatu yang lebih baik dari itu semua? ‘ Mereka bertanya, ‘Ya Rabb, apalagi yang lebih utama daripada ini semua? ‘ Allah menjawab, ‘Sekarang Aku halalkan untuk kalian keridhaan-Ku, sehingga Aku tidak marah terhadap kalian selama-lamanya.’ (HR. Bukhari)

Hikmah Hadits :
1. Kenikmatan surga merupakan kenikmatan yang akan Allah berikan kepada hamba-hamba-Nya yang diridhai-Nya. Sebuah kenikmatan surga yang tidak pernah Allah berikan kepada siapapun di seluruh jagad raya, selain kepada orang2 yang bertakwa. Dalam riwayat lainnya disebutkan,Allah Swt berfirman, ‘Aku sediakan bagi hamba-hamba-Ku yang shaleh, kenikmatan (surga) yang belum pernah terlihat oleh mata, tiada pernah di dengar oleh telinga, bahkan tiada pernah terlintas dalam benak khayal manusia (HR. Bukhari).

  1. Demikan tak terkiranya kenikmatan surga, hingga kelak para penghuni surga ketika ditanya oleh Allah Swt, apakah mereka ridha thd surga yg telah Allah berikan kpd mereka? Mereka menjawab, ‘Bagaimanakah kami tidak puas wahai Rabb, sedang Engkau telah memberi kami sesuatu yang belum pernah Engkau berikan kepada satu pun dari makhluk-Mu.’ Sungguh merupakan gambaran kenikmatan yang sangat sangat besarnya.
  2. Namun ternyata, dibalik kenikmatan materi yg tiada terkira di dalam surga, ada kenikmatan lain yang jauh melebihi besarnya kenikmatan materi, yaitu kenikmatan inmateri, sebagaimana digambarkan dalam hadits qudsy di atas, ‘Maukah Aku beri kalian suatu yang lebih baik dari itu semua? ‘ Mereka bertanya, ‘Ya Rabb, apalagi yang lebih utama daripada ini semua? ‘ Allah menjawab,’Sekarang Aku halalkan untuk kalian keridhaan-Ku, sehingga Aku tidak marah terhadap kalian selama-lamanya.’ Itulah kenikmatan di atas segala kenikmatan, yaitu keridhaan paripurna dari Allah Swt, dan Allah tiada akan pernah marah dan murka thd mereka. Subhanallah… Mudah2an kita semua termasuk ke dalam golongan orang2 yang mendapatkan nikmat surga…. Amiiin Ya Rabbal Alamiin…Wallahu A’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: