Kasing Sayang Kepada Sesama Manusia Adalah Bukti Imannya

Kasing Sayang Kepada Sesama Manusia Adalah Bukti Imannya. Surga adalah tempat yang diinginkan oleh semua manusia. Ada banyak informasi yang mengatakan bahwa surga adalah tempat yang sangat indah dimana tidak ada keindahan mana pun yangmelebihi keindahan surga. Segala hal paling indah yang dilihat oleh mata, paling enak yang di rasakan oleh mulut, paling merdu yang didengar oleh telinga, paling nyaman yang disentuh kulit, tidak akan melebihi keindahan pemandangan, keenakan rasa makanan, kemerduan suara,dan kenyamanan pakaian yang ada di dalam surga. Apalagi dikatakab bahwa surga tidak akan berakhir sampai kapan pun. Ia adalah kenikmatan yang kekal nan abadi, karena Allahlah yang menghendakinya untuk abadi. Sungguh beruntung orang yang dapat memasukinya apalagi menempati derajat yang paling tinggi di sana.

Surga tidak didapat dengan gratis. Setiap orang yang ingin masuk ke dalamnya harus membayar dengan harga yang dikehendaki-Nya. Akan tetapi harga itu bukan bernilai uang, karena uang berapapun tidak akan sanggup membeli surga Allah SWT. Ada perkara-perkara yang bernilai tinggi dimata Allah yang harganya lebih mahal dari dunia dan segala isinya, sehingga perkara itu menjadi tiket seseorang untuk masuk ke dalam surga. Tiket itu adalah iman, yaitu percaya dan yakin akan adanya Allah yang Maha menciptakan seluruh alam raya. Iman kepada Malaikat-malaikat Allah yang selalu patuh dan tunduk pada perintah-perintah Allah. Iman kepada kitab-kitab yang Allah turunkan kepada para nabi-Nya yang berfungsi sebagai petunjuk bagi umat manusia. Iman kepada para nabi dan Rasul yang telah Allah pilih sebagai manusia pilihan-Nya yang menerima wahyu dari-Nya, lalu menyampaikannya kepada umatnya. Iman kepada hari kiamat yang pasti datang. Dan iman kepada takdir Allah baik takdir yang baik maupun takdir yang buruk.

Orang yang beriman kepada hal-hal tersebut di atas pasti akan masuk surga. Dan sebaliknya orang yang tidak beriman dipastikan akan masuk neraka dan ia akan kekal di dalamnya, na’udlubillahi min dzaalik.  Orang yang beriman meskipun ia termasuk orang yang banyak melakukan maksiat selama di dunia tetap akan masuk surga, akan tetapi dosanya akan di bersihkan dulu di neraka. Setelah badannya suci dari kotoran-kotoran dosa barulah ia pantas untuk masuk ke dalam surga. Namun jika Allah berkehendak untuk mengampuni dosanya dengan kebaikannya maka ia bisa masuk surga tanpa harus masuk ke dalam neraka terlebih dahulu. Satu-satunya penyelamat umat manusia yang amat diharapkan pertolongannya beso di akherat adalah nabi Muhammad SAW. Hanya melalui beliua lah para pendosa dan para pelaku maksiat bisa selamat dari siksa neraka. Oleh karena itu hendaknya kita berusaha agar beliua mengenal kita dengan cara terus-menerus mengadakan hubungan dengan beliau dengan cara memperbanyak membaca shalawat di siang dan malam hari.

Jika kita mengatakan bahwa aku beriman maka orang yang mendengarkan pengakuan ini akan menanyakan bukti. Apa bukti bahwa kita telah beriman, apa bukti bahwa engkau percaya pada Allah dan Rasul-Nya, apa bukti bahwa mereka percaya pada surga dan neraka. Bukti dari keimanan itu adalah rasa kasih sayang kepada sesama manusia dan kepada alam sekitar. Oleh karena itu jika ada orang yang tampak dalam dirinya sifar belas kasihnya kepada sesamanya maka orang itu pasti memiliki iman, dan sebaliknya jika kita melihat orang yang tampak dari dirinya sifat kasar, menindas, mendzolimi sesamanya maka ketahuilah bahwa orang itu hakikatnya tidak beriman meskipun mulutnya mengatakan bahwa aku beriman.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا، وَلَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا، أَوَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُم؟ْ أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ (رواه مسلم)

Dari Abu Hurairah ra berkata, ‘Bahwa Rasulullah Saw bersabda: “Kalian tidak akan masuk ke dalan surga hingga kalian beriman. Dan kalian tidaklah (dikatakan) beriman hingga kalian saling menyayangi. Maukan kalian aku tunjukkan suatu amalan yang apabila kalian mengamalkannya niscaya kalian akan saling menyayangi? (Yaitu) sebarkanlah salam di antara kalian.’ (HR. Muslim, hadits no 81)

Hikmah Hadits ;
1. Bahwa keimanan merupakan syarat utama untuk dapat masuk ke dalam surga. Yang tanpanya, seseorang tidak akan pernah bisa masuk ke dalam surga, kendatipun baiknya ia terhadap sesama manusia, atau kendatipun kebaikan yang ia sumbangsihkan dalam kehidupan untuk orang lain.
2. Namun keimanan yang dapat mengantarkan ke surga pun ada syaratnya, yaitu keimanan yang melahirkan rasa cinta dan kasih sayang terhadap sesama muslim. Karena salah satu konsekwensi keimanan adalah tumbuhnya rasa persaudaraan antara sesama muslim dan saling menyayangi antara sesama kaum muslimin.
3. Nah, Nabi Saw memberikan satu rahasia amalan yang apabila dilakukan, maka akan dapat menjadi jembatan untuk saling menyayangi. Rahasianya adalah “saling mengucapkan salam diantara sesama muslim”. Karena salam adalah doa dan pengikat persaudaraan. Maka hendaknya setiap kita berusaha membiasakan diri untuk selalu menyapa sesama muslim dengan ucapan salam. Krn ucapan sederhana ini akan dapat mengantarkan ke dalam surga.

Wallahu A’lam bis Shawab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: