Bersamaan Dengan Menetesnya Air Wudhu Dari Anggota Badan, Dosa-Dosa Akan Berguguran

Bersamaan Dengan Menetesnya Air Wudhu Dari Anggota Badan, Dosa-Dosa Akan Berguguran. Manusia diciptakan dengan dua unsur yaitu jasad dan ruh. Ia memiliki kecenderungun kepada keduanya. Jika ia sedang dikuasai oleh unsur jasad maka ia akan condong pada keinginan hawa nafsunya yang mendorong pada pemenuhan kebutuhan jasmaninya. Tetapi jika ia sedang dikuasai oleh unsur ruhnya maka ia akan condong pada hati yang selalu ingin memnuhi kebutuhan ruhaninya. Oleh karena itu terkadang manusia itu bersifat baik, tetapi beberapa saat kemudian ia berubah menjadi jahat. Saat ini ia bertaqwa dan beberapa saat kemudian ia sudah dalam kondisi maksiat.

Allah mengetahui bahwa manusia bukanlah malaikat yang bisa terus menerus berada di atas jalan yang lurus. Ada kalanya manusia berbeluk arah bahkan sampai terjatuh dalam kegelapan yang dalam. Allah memerintahkan manusia agar ia tidak berputus asa dari rahmat-Nya karena berputus asa dari rahmat Allah termasuk ciri-ciri orang kafir. Meskipun segunung dosa telah manusia kumpulkan itu tidaklah seberapa jika dihadapkan pada ampunan Allah SWT. Allah telah berfirman bahwa sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik, dan mengampuni semua dosa selainnya. Sungguh Allah adalah Dzat yang sangat pemurah dan pemaaf.

Allah sangat senang apabila ada hamba-Nya yang mau bertaubat. Allah berfirman, ‘taubatlah kepada Allah wahai orang yang beriman agar kalian menjadi orang yang beriman’. Allah juga berfirman, ‘bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya’. Dan Allah mengatakan bahwa orang yang tidak mau bertaubat adalah orang-orang yang dzolim. Dan tidak ada balasan bagi orang yang dzolim kecuali siksa neraka. Naudlubillahi mindzaalik.

Dikatakan dalam hadits bahwa Allah senang kepada orang yang bertaubat melebihi senangnya seseorang yang sedang dalam kondisi musafir/perjalanan di tengah-tengah padang pasir yang luas kemudian ia kehilangan tunggahan dan semua perbekalan yang ada di atas tunggangannya pada saat ia bangun dari tidurnya, lalu ia mencarinya dan ia tidak mendapatkannya, kemudian ia kembali lagi ke tempatnya semula, ia tidur sambil berfikir bahwa ia akan mati di tempat itu. Namun tidak lama kemudian ia melihat tunggangannya telah kembali bersama dengan semua perbekalannya. Betapa senangnya sang musafir itu, senang yang luar biasa. Dan Allah terhadap hamba-Nya yang bertaubat lebih senang dari pada si musafir itu.

Banyak sekali pintu-pintu taubat yang akan merubah seorang pendosa menjadi hamba yang bertaqwa, banyak sekali amal ibadah yang akan membersihkan dosa-dosa dengan cepat. Kita tinggal memiliki dengan pintu dan amal apa kita akan bertaubat, yang sesuai dengan kemampuan kita masing-masing.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا تَوَضَّأَ الْعَبْدُ الْمُسْلِمُ أَوْ الْمُؤْمِنُ فَغَسَلَ وَجْهَهُ خَرَجَ مِنْ وَجْهِهِ كُلُّ خَطِيئَةٍ نَظَرَ إِلَيْهَا بِعَيْنَيْهِ مَعَ الْمَاءِ أَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاءِ، فَإِذَا غَسَلَ يَدَيْهِ خَرَجَ مِنْ يَدَيْهِ كُلُّ خَطِيئَةٍ كَانَ بَطَشَتْهَا يَدَاهُ مَعَ الْمَاءِ أَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاء،ِ فَإِذَا غَسَلَ رِجْلَيْهِ خَرَجَتْ كُلُّ خَطِيئَةٍ مَشَتْهَا رِجْلَاهُ مَعَ الْمَاءِ أَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاءِ، حَتَّى يَخْرُجَ نَقِيًّا مِنْ الذُّنُوبِ (رواه مسلم)

Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw bersabda: “Apabila seorang mu’min berwudhu, lalu ia membasuh wajahnya, maka keluarlah dari wajahnya segala kesalahan yang dia lihat dengan kedua matanya bersama turunnya air wudhu atau bersama akhir dari tetesan air wudhunya. Dan apabila dia membasuh kedua tangannya, maka keluar dari kedua tangannya semua kesalahan yang dilakukan oleh kedua tangannya bersama dengan turunnya air, atau akhir dari tetesan air wudhunya. Dan apabila ia membasuh kedua kakinya, maka keluarlah kedua kakinya semua kesalahan yang dilakukan oleh kedua kakinya bersamaan dengan turunnya air atau akhir dari tetesan airnya, hingga ia akan keluar menjadi bersih dari dosa dan kesalahan.” (HR. Muslim, hadits no. 360)

Hikmah Hadits ;
1. Keutamaan berwudhu, yaitu bahwa selain berwudhu merupakan salah satu syarat sahnya shalat, wudhu juga memiliki keutamaan lainnya, yaitu akan dapat menghapuskan dosa dan kesalahan yang dilakukan oleh hamba-hamba Allah Swt khususnya oleh anggota tubuh yang terkena oleh air wudhu.

2. Keluar atau bergugurannya dosa dan kesalahan yang dilakukan oleh anggota tubuhnya adalah bersamaan dengan menetesnya air wudhu dari anggota tubuhnya, atau bersamaan dengan tetesan terakhir air wudhu yg menetes dari tubuhnya. Sehingga sesungguhnya setiap tetes air yang menetes dari tubuhnya adalah sangat berarti, yaitu bahwa ia membawa dan mengeluarkan dosa-dosanya, dari kedua matanya, dari mulutnya, dari kedua tangannya dan dari kedua kakinya.

3. Pada akhirnya, dengan sering melakukan wudhu, tentu dengan tatacara wudhu yang benar, Allah Swt ingin menjadikan hamba-hamba-Nya sebagai orang-orang yang bersih dan suci, baik secara lahir maupun bathin, serta terbebas dari segala dosa dan kesalahan. Karena kelak di akhirat, semua orang akan menjadi hina di hadapan-Nya, kecuali orang-orang yang menghadap Allah Swt dengan hati yang bersih, dan terbebas dari dosa dan kesalahan. Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan orang-orang yang senantiasa mendapatkan ampunan dosa dan kesalahan dari Allah Swt…. Amiiin.

Wallahu A’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: