Apa Siksaan Yang Paling Ringan Untuk Para Penghuni Neraka

Apa Siksaan Yang Paling Ringan Untuk Para Penghuni Neraka. Allah adalah Dzat yang Maha Besar. Oleh karena itu segala hal yang berkaitan dengan Allah juga besar. Pahala Allah adalah besar. Setiap satu pahala yang diberikan Allah dari setiap amal ibadah pasti sangat besar nilai dan jumlahnya. Sehingga Allah enggan untuk memberikan pahala-Nya kepada hamba-Nya yang beriman di dunia yang fana’ ini, karena dunia tidak akan bisa menampung pahala-Nya. Dikatakan di dalam firman-Nya bahwa surga Allah juga besar dimana luasnya seluas langit dan bumi, bahkan bisa lebih luas lagi (karena bisa saja yang dimaksud bukan langit dan bumi planet dunia). Kenikamatan-kenikmatan yang ada di dalamnya juga sangat banyak dan besar. Belum ada kenimatan sebelumnya yang disarakan oleh para penghuni surga, dan kenikmatannya pada setiap waktu akan terus berubah menjadi semakin nikmat dan nikmat.

Bahkan ketika manusia masih berada di dunai, kenimatan Allah yang dilimpahkan kepada manusia sudah sangat besar. Sehingga Allah mengatakan, ‘jika kalian menghitung nikmat Allah maka kalian tidak akan bisa menghitungnya’. Kebesaran Allah juga ada pada ampunan dan rahmat-Nya yang besar. Hal ini ditunjukkan bahwa Allah dengan maha besar-Nya mau bahkan memerintahkan kepada orang yang telah bergelimang denan dosa-dosa besar agar ia bertaubat dan menuju jalan-Nya. Ia juga masih merasa senang denagn hamba-hamba yang mengetuk pintu-Nya meskipun mereka telah melakukan kesalahan dan maksiat yang berulang-ulang sampai tak terhitung jumlahnya. Ketika Allah telah mentakdirkan bahwa pendosa itu diampuni maka Allah tidak lagi peduli dengan dosa-dosanya meskipun ia memenuhi langit dan bumi.

Ketika Allah memilih seseorang menjadi kekasih-Nya maka anugerah dan karunia-Nya yang besar akan segera mengucur kepadanya. Akan dilapangkan hatinya selapang-lapangnya sehingga ia mampu menampung ilmu Allah yang banyak, akan dibersihkan hatinya sebersih-bersihnya sehingga cahaya ilahi mau masuk kedalamnya. Akan dijernihkan akal dan pikirannya sehingga ia benar-benar bisa membedakan mana yang baik dan mana yang benar, akan ditajammkan mata hatinya setajam-tajamnya sampai ia bisa menyaksiakn alam-alam yang sebelumnya ia tidak bisa melihatnya.

Akan teapi kita tidak boleh lupa bahwa kebesaran Allah dalam pahala dan surgan-Nya juga berlaku pada adzab dan siksaan-Nya di neraka jahannam. Diriwayatkan bahwa panas api neraka jika dibandingkan dengan panas api dunia berbanding sangat jauh. Api neraka mungkin bisa mencapai seratus kali panas api dunia bahkan lebih. Dikatakan pula bahwa percikannya saja mampu menghanguskan dunia dan segala isinya, Allahu Akbar. Adapun siksaan di neraka, sungguh tidak ada siksaan neraka yang lebih ringan dari pada siksaan yang ada di dunia ini. Sekejam-kejamnya siksaan dunia tidak ada yang melebihi kejamnya siksaan Allah di akherat kelak. Oleh karena itu dikatakan bahwa siksaan neraka yang paling ringan adalah seseorang dipakaikan dua sandar dari bara api neraka yang mana otaknya mendidih disebabkan sangat panasnya kedua sandal itu, naudlubillah mindzalik.

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَدْنَى أَهْلِ النَّارِ عَذَابًا يَنْتَعِلُ بِنَعْلَيْنِ مِنْ نَارٍ يَغْلِي دِمَاغُهُ مِنْ حَرَارَةِ نَعْلَيْهِ (رواه مسلم)

Dari Abu Sa’id al-Khudri bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sungguh, penduduk neraka yang paling ringan siksanya adalah, dia dipakaikan dua sandal dari (bara) api neraka yang mana otaknya mendidih disebabkan panasnya kedua sandalnya.” (HR. Muslim, hadits no. 311)

Hikmah Hadits ;

  1. Bahwa manusia akan diberi balasan kelak di akhirat, sesuai dengan amal perbuatannya selama menjalani hidup di dunia. Adapun orang2 yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, maka ia akan dimasukkan ke dalam surga. Sedangkan orang yang mengingkari Allah dan Rasul-Nya serta tidak mengimani adanya hari akhirat, atau juga orang yang bergelimang dengan perbuatan maksiat serta melanggar hukum dan larangan Allah Swt, maka kelak ia akan dimasukkan ke dalam kobaran api neraka, na’udzubillahi min dzalik.
  2. Bahwa siksa dan azab di dalam neraka sangatlah pedih. Gambarannya demikian menakutkan sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Dan bentuk azab neraka yang paling ringan adalah sebagaimana dijelaskan dalam hadits diatas, yaitu seseorang yang diperintahkan untuk memakai sandal yang terbuat dari bara api neraka. Dimana ketika ia memakainya, panas dari bara sandal tersebut akan membuat darah dalam tubuhnya mendidih, kemudian karena demikian panasnya darah tersebut, lalu darahnya naik ke otaknnya, sehingga otak dan kepalnya menjadi pecah tak kuasa menahan panasnya darah yang mendidih dalam tubuhnya. Na’udzubillahi min dzalik.
  3. Maka hendaknya setiap kita selalu berusaha menjaga diri dan keluarganya dari dahsyatnya azab neraka, dengan cara memperbanyak ibadah, melakukan amal shaleh, melaksanakan segala perintah Allah dan berusaha menjauhi segala larangan-Nya, serta senantiasa memperbanyak istighfar dan taubat kepada Allah Swt. Maka mari kita memperbanyak istighfar dan taubat serta selalu berusaha istiqamah dalam ketaatan kepada Allah Swt, agar kita semua terhindar dari dahsyatnya azab api neraka… Amiin Ya Rabbal Alamiin.

    Wallahu A’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: