Hindari 3 Hal Ini, Agar Setiap Muslim Tidak Dimurkai Allah

Hindari 3 Hal Ini, Agar Setiap Muslim Tidak Dimurkai Allah. Hal yang harus dihindari oleh hamba yang beriman adalah murka Allah. Ia harus senantiasa berhati-hati atas setiap perkataan dan perbuatan yang dilakukannya. Jangan sampai perkataan atau perbuatan tersebut termasuk ke dalam hal-hal yang dibenci oleh Allah SWT, sehingga akibatnya Allah akan murka kepadanya.

Agama memerintahkan setiap muslim untuk mencari ilmu. Tentu yang ditekankan dalam perintah ini adalah ilmu agama, ilmu yang mengatur tata cara bagaimana menyembah kepada Allah, bagaimana menjalankan kehidupan yang mendapatkan ridlo dari-Nya, dst. Ketika seseorang menjadi tahu banyak hal maka ia juga akan tahu mana saja perkara yang disenangi Allah dan mana perkara yang dibenci-Nya. Setelah tahu barulah ia memilih melakukan yang perkara yang disenangi Allah agar ia menjadi hamba yang dicintai-Nya.

Akan tetapi perhatian manusia zaman sekarang akan ilmu agama tidak sebesar zaman-zaman sebelumnya. Gemerlap dunia yang semakin hingar binar melupakan tugas utama mereka, yaitu kewajiban untuk mengabdi kepada Allah dengan sempurna, menjadi kholifah yang sabar menyebarkan kebaikan dan kemaslahatan bagi alam semesta, dan semangat dakwah untuk beramar ma’ruf (memerintahkan yang baik) dan bernahi mungkar (mencegah dari hal yang tidak baik). Oleh karena itu kebanyakan manusia zaman ini sangta rawan terkena godaan-godaan yang akan membawa mereka pada hal-hal yang dimurkai oleh Allah SWT. Dan jika sudah terjerumus ke dalam lembah hitam itu, itulah awal dari kebinasaan.

Pendidikan ilmu agama tidak boleh berhenti, karena ilmu inilah yang akan mencegah generasi-generasi muda dari hal-hal negatif. Nilai-nilai religius harus ada di dalam keluarga, lingkungan, dan sekolah. Semua unsur harus berperan aktif dalam mencegah degradasi moral yang sudah semakin besar dan tak terbendung ini. Sehingga anak-anak kita nantinya tidak terjerumus ke dalam lembah-lembah nista yang dimurkai Allah SWT.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثَةٌ لَا يُكَلِّمُهُمْ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمْ (قَالَ أَبُو مُعَاوِيَة)َ وَلَا يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ، شَيْخٌ زَان،ٍ وَمَلِكٌ كَذَّابٌ، وَعَائِلٌ مُسْتَكْبِرٌ (رواه مسلم)


Dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Ada tiga golongan yang Allah tidak akan mengajak mereka berbicara pada hari kiamat, Allah tidak akan mensucikan mereka.” (Abu Mu’awiyah menyebutkan), “Dan Allah tidak akan memandang mereka. Dan mereka mendapatkan siksa yang pedih. (Yaitu) orang tua yang berbuat zina, pemimpin yang pendusta, dan orang miskin yang sombong.” (HR. Muslim, hadits no 156)

Hikmah Hadits ;
1. Ada tiga golongan yang sangat ekstrim dan sangat melampaui batas dalam berbuat kedzaliman dan kemaksiatan kepada Allah Swt, yang oleh karenanya Allah sangat murka kepada mereka, sehingga kelak di akhirat Allah tiada sudi untuk berbicara kepada mereka, tiada sudi untuk memandang wajah mereka, Allah pun tidak akan mensucikan mereka, dan justru mereka akan mendapatkan adzab dalam kobaran api neraka. Ketiga golongan tersebut adalah ;

#1. Orang tua yang selalu berbuat zina. Yaitu orang yang usianya sudah cukup tua, yang seharusnya semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt, karena tentu logika umum dan sederhananya, seharusnya semakin bertambah usia, akan semakin mendekatkannya pada kematiannya. Namun yang terjadi justru sebaliknya, hidupnya bergelimang dengan maksiat dan dosa, yaitu kerap perbuatan zina di hari tua. Maka tentulah Allah Swt sangat murka, hingga kelak ia akan dinistakan dan dibakar dalam api neraka yang menyala-nyala.

#2. Penguasa yang selalu berdusta. Yaitu sesorang yang telah diberi amanah untuk memimpin rakyatnya, untuk mencukupi kebutuhan dan keperluan mereka, serta diberi amanah untuk melindungi rakyatnya dari kedzaliman dan aniaya. Namun yang terjadi justru sebaliknya, ia “jual” rakyatnya untuk kepnetingan diri dan kroninya, ia biarkan “musuh” menyelinap masuk ke dalam jantung urat nadi rakyatnya untuk menguasai aset dan kekayaan mereka, maka kemudian ia kerap berdusta, untuk menutupi kebohongannya, dengan gaya pencitraannya. Maka pemimpin seperti ini kelak akan menjadi penghuni neraka.

#3. Orang miskin yang sombong. Karena kesombongan adalah perbuatan yang sangat tercela dan terhina, walaupun dilakukan oleh orang kaya dan punya kuasa.  Iblis saja menjadi makhluk terkutuk dan mendapat murka, lantaran sombong tidak taat terhadap perintah dari Yang Maha Kuasa. Apatah lagi jika kesombongan lahir dari seorang miskin yang papa, yang tiada ada baginya untuk menjadi alasan keaombongannya. Maka tentulah kesombongannya menjadi sangat terhina, karena tiada ia punya alasan untuk merasa bangga. Maka tempat kembalinya kelak di akhirat adalah neraka.

Maka, sebagai hamba yang lemah yang tiada daya dan penuh dengan alpa, hendaknya kita selalu berusaha sekuat tenaga, agar tiada mendapatkan murka, dari Yang Maha Kuasa. Dengan menghindarkan diri dari ketiga perkara yang sangat hina, sebagaimana digambarkan di atas dalam hadits oleh Nabi Kita Muhammad Saw Al-Mushtafa…

Wallahu A’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: