Berusaha Menjauhi Dosa-Dosa Agar Tidak Dimurkai Allah

Berusaha Menjauhi Dosa-Dosa Agar Tidak Dimurkai Allah. Dosa adalah hal yang akan menyebabkan murka Allah SWT. Hendaknya setiap muslim berusaha keras untuk tidak melakukan dosa -baik dosa besar atau dosa kecil- karena semua dosa hakikatnya besar jika berhadapan dengan pengadilan Allah SWT. Apabila keadilan Allah telah ditegakkan maka setiap dosa akan dimintai pertanggung jawaban meskipun dosa itu amat kecil. Sungguh pada saat manusia benar-benar berhadapan dengan dahsyatnya pengadilan Allah maka mereka sangat berharap pada ampunan Allah SWT. Bagaimana tidak, manusia adalah makhluk yang senantiasa berbuat salah dan dosa. Tidak bertambah umur manusia kecuali ia akan memenuhinya dengan perbuatan dosa. Sehingga ampunan Allah lah yang benar-benar diminta.

Pada setiap harinya berapa dosa yang dilakukan oleh mulut kita, berapa pula dosa yang dilakukan oleh mata, berapa dosa yang dilakukan oleh tangan, berapa dosa yang dilakukan oleh pikiran, berapa dosa yang dilakukan oleh hati, berapa dosa yang dilakukan oleh telinga, berapa dosa yang dilakukan oleh kelamin, dan anggota badan yang lain, sungguh sangat banyak hingga tidak terhitung jumlahnya. Dengan mulut kita suka mengumpat, memaki, merendahkan, menyebarkan aib, menipu, memakan makanan yang haram, dst. Dengan mata kita melihat aurat wanita dengan pandangan syahwat. Dengan telinga kita mendengarkan suara-suara negatif. Dengan kelamin kita berbuat zina, dengan tangan kita memukul, melempar, membunuh, dst. Kita juga berprasangka buruk kepada Allah dengan tidak meyakini akan janji-Nya untuk menjamin rizki setiap makhluk hidup, sehingga kita berani menyekutukan-Nya dengan yang lain.

Anehnya, meskipun dosa-dosa itu banyak dilakukan oleh manusia, mereka tetap tidak merasa melakukan dosa. Buktinya mereka tidak segera bertaubat dan memperbaiki diri. Mereka terus asyik tenggelam dalam lautan kenikmatan palsu tipu daya syetan. Mereka terus mengikuti hawa nafsunya tanpa sadar bahwa mereka tidak lama lagi tinggal di dunia. Seharusnya yang mereka lakukan saat ini adalah mempersiapkan kematian, karena kedatangan malaikat Izrail bisa datang kapan saja. Mereka tidak pernah membayangkan bagaimana rasa takut dan khawatirnya bertemu tuhan ketika Izra’il benar-benar telah datangn untuk mnecabut nyawanya.

Para ulama mengatakan bahwa tanda baiknya seseorang adalah dibukakan mata hatinya oleh Allah, lalu dengan mata hatinya ia bisa melihat keburukan-keburukan yang ada di dalam dirinya. Setelah itu ia berupaya untuk memperbaiki dirinya setiap waktu. Sehingga pada akhirnya ia menjadi pribadi yang baik yang pantas dimuliakan Allah. Sebaliknya, tanda binasanya seseorang adalah mata hatinya tidak diberi cahaya oleh Allah untuk bisa melihat keburukan-keburukan dirinya, sehingga yang ia lihat hanya kebaikan-kebaikan dirinya. Oleh karena itu ia merasa telah menjadi orang yang baik, lalu membanggakan dirinya di hadapan manusia dengan persaan sombong. Padahal Allah sangat murka kepada manusia yang bersifat sombong.

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الذَّنْبِ أَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ قَالَ أَنْ تَجْعَلَ لِلَّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ قُلْتُ إِنَّ ذَلِكَ لَعَظِيمٌ قُلْتُ ثُمَّ أَيُّ قَالَ ثُمَّ أَنْ تَقْتُلَ وَلَدَكَ تَخَافُ أَنْ يَطْعَمَ مَعَكَ قُلْتُ ثُمَّ أَيُّ قَالَ ثُمَّ أَنْ تُزَانِيَ بِحَلِيلَةِ جَارِكَ (رواه البخاري)

Dari Ibnu Mas’ud ra berkata, “Aku bertanya kepada Nabi Saw, ‘Dosa apakah yang paling besar di sisi Allah?” Maka Nabi Saw menjawab, “Engkau menjadikan tandingan (syirik) untuk Allah, padahal Dia lah yang menciptakanmu.” Aku lalu berkata, ‘Jika demikian berarti itu memang perkara besar!” kemudian aku bertanya lagi, ‘Lalu apa lagi? ‘ Nabi Saw menjawab: “Engkau membunuh anakmu karena kamu khawatir ia akan makan bersamamu.” Kemudian saya bertanya, “Lantas apa lagi?” Nabi menjawab: “Engkau berzina dengan isteri tetanggamu.” (HR. Bukhari)

Hikmah Hadits ;

  1. Syirik merupakan dosa terberat dan terbesar yang pelakunya tidak akan pernah mendapatkan ampunan dari Allah Swt. Dan diantara salah satu bentuk kemusyrikan adalah meyakini ada yang dapat memberikan keselamatan, rezeki, keberuntungan, kesembuhan, kebahagiaan, selain dari Allah Swt. Maka orang yang menyekutukan Allah Swt, kelak akan kekal di dalam kobaran siksa api neraka.
  2. Termasuk dosa besar di sisi Allah Swt adalah membunuh anak, yang disebabkan karena khawatir jatuh miskin. Sebab, setiap manusia atau bahkan setiap makhluk bernyawa yang hidup di dunia ini, telah Allah tentukan dan Allah berikan rizkinya. Oleh karenanya, kita tidak perlu khawatir karenanya. Dan membunuh anak (baik ketika masih berada dalam kandungan/ janin atau ketika sdh lahir), adalah termasuk dosa besar yang menjadikan pelakunya akan mendapatkan kemurkaan Allah Swt.
  3. Dosa besar lainnya yang juga sangat dimurkai Allah Swt adalah berzina dengan istri tetangganya sendiri. Berzina dengan orang lain yang bukan tetangga saja, sdh demikian besar dosanya, dimana secara hukum pelakunya dapat dirajam sampai meninggal dunia (jika sdh menikah), atau mendapatkan 100 kali cambukan (jika belum menikah). Namun ternyata berzina dgn istri tetangga jauh lebih keji, karena tentu menyebabkan kerusakan moral besar di masyarakat. Semoga Allah hindarkan kita semua dari ketiga dosa besar ini, serta semoga kita semua masuk dalam golongan orang2 yg bertakwa.Wallahu A’lam

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: