Sungguh Muhammad adalah Nabi dan Makhluk Termulia

Sungguh Muhammad adalah nabi dan makhluk termulia. Para ulama mengatakan bahwa jika bukan karena Muhammad maka alam semesta ini tidak akan tercipta.

Alam semesta ini hanya diciptakan karena makluk yang paling Allah cintai, yaitu Muhammad SAW. Oleh karena itu dikatakan bahwa Muhammad adalah makhluk yang termulia.

Ia adalah cahaya di atas cahaya, Ia adalah mutiara di atas mutiara, ia adalah purnama di atas purnama. Segala pujian yang terlontas dari semua mulut manusia sejak nabi Adam sampai manusia yang paling akhir tidak akan mampu melukiskan hakekat pujian yang pantas untuk kedudukan nabi Muhammad SAW. Hanya Allah yang maha tahu akan hakekat Muhammad SAW.

Begitu mulianya Muhammad sampai namanya tertulis di setiap pintu-pintu surga. Bahkan tiang-tiang yang mengangkat ‘Arsy Allah juga tertulis nama Muhammad SAW. Tidak ada doa yang dikabulkan oleh Allah kecuali pada permulaan dan akhirnya ia memuji Allah dan mengucapkan shalawat kepada baginda nabi Muhammad SAW. Dikatakan di dalam hadits bahwa setiap shalawat yang dibaca akan dihadiahi Allah denagn sepuluh rahmat Allah.

Jika seseorang membaca lebih maka Rahmat Allah juga akan semakin banyak dan berlipat. Ada banyak riwayat yang menyebutkan bahwa Allah mengampuni dosa-dosa seseorang karena kegemarannya membaca shalawat ketika mau tidur, bahkan ada juga riwayat yang mengatakan bahwa seseorang dimasukkan ke dalam surga karena satu shalawat yang dibaca dengan sepenuh hati.

Oleh karena itu para ulama mengatakan bahwa shalawat adalah amalan yang paling utama dan mulia karena ia berhubungan denagn makhluk yang paling utama dan mulia. Mereka mengatakan bahwa jika amal ibadah yang lain harus memerlukan ikhlas untuk diterimanya sebuah amal, makashalawat tidak memerlukan itu. Meskipun seseorang membaca shalawat dengan tujuan riya’ ia tetap mendapatkan pahala shalawatnya. Inilah kelebihan shalawat dari pada ibadah-ibadah yang lain.

Tidak ada nabi selain nabi Muhammad yang diberi syafa’at yang paling agung. Disaat semua manusia mendatangi nabi-nabi selain Muhammad untuk meminta perlindungan dari kedahsyatan hari perhitungan amal nanti, ternyata semua nabi itu tidak bisa membantu mereka.

Mereka menyuruh orang-orang untuk mendatangi nabi Muhammad SAW. Sesungguhnya setipa nabi memiliki doa yang pasti dikabulkan oleh Allah SWT ketika di dunia, namun Nabi Muhammad menyimpan doa itu dan ia pergunakan doa itu nanti di akherat untuk mensyafa’ati umatnya. Sehingga di akherat nanti kita akan menyaksikan banyak pendosa dan ahli maksiat mendapatkan syafa’at dari nabi Muhammad SAW.

Sungguh Muhammad adalah nabi dan makhluk termulia.Tidak ada makhluk di dunia ini yang melebihi keutamaan nabi Muhammad SAW, sehingga di akherat nanti ia adalah nabi yang paling terdahulu masuk surga.

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا أَكْثَرُ الْأَنْبِيَاءِ تَبَعًا يَوْمَ الْقِيَامَة،ِ وَأَنَا أَوَّلُ مَنْ يَقْرَعُ بَابَ الْجَنَّةِ (رواه مسلم)
Dari Anas bin Malik ra berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Aku adalah nabi yang paling banyak pengikutnya pada hari kiamat, dan aku adalah orang yang pertama kali akan mengetuk pintu surga.” (HR. Muslim, hadits no. 290)

Hikmah Hadits :

1. Keutamaan dan kemuliaan Nabi Muhammad Saw, bahwa kelak beliau adalah manusia pertama yang akan mengetuk pintu surga, sekaligus beliau merupakan orang pertama yang akan masuk ke dalam surga. Menguatkan hal ini terdapat riwayat lainnya dari Anas bin Malik ra, bahwa Rasulullah Saw bersabda: “Aku mendatangi pintu surga pada hari kiamat, lalu aku meminta dibukakan. Lalu seorang penjaga (Malaikat) bertanya, ‘Siapa kamu? ‘ Maka aku menjawab, ‘Muhammad’. Lalu ia berkata, “Khusus untukmu, aku diperintahkan untuk tidak membukakan pintu surga untuk siapapun, sebelum kamu masuk ke dalamnya.” (HR. Muslim)

2. Dan alhamdulillah, jika Nabi Muhammad Saw adalah orang pertama yang akan masuk surga, maka umat beliau (yaitu kita semua) insya Allah adalah merupakan umat pertama yang akan masuk ke dalam surga. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah Saw bersabda: “Kita (umat Muhammad) adalah yang terakhir (datang ke dunia), tetapi yang terdahulu (diadili) pada hari kiamat. Kita adalah yang paling dahulu masuk surga, padahal mereka diberi kitab lebih dahulu dari kita, sedangkan kita sesudah mereka….  (HR. Muslim)

3. Adapun golongan pertama dari umat Nabi Muhammad Saw yang akan masuk surga, adalah sebagaimana yang disebutkan dalam riwayat, dari Abu Hurairah berkata: Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya golongan pertama yang masuk surga wujudnya seperti bulan di malam purnama, golongan selanjutnya wujudnya seperti bintang paling terang di langit, mereka tidak buang air kecil, tidak buang air besar, tidak ingusan dan tidak meludah, sisir mereka emas, keringat mereka minyak kesturi, tempat bara api mereka kayu wangi, istri-istri mereka bidadari, postur mereka sama seperti wujud ayah mereka, Adam, enampuluh dzira’ di langit.” (HR. Muslim). Ya Allah, jadikanlah kami semua termasuk ke dalam hamba-hamba-Mu yang kelak akan masuk ke dalam surga, bersama Nabi-Mu Nabi Muhammad Saw… Amiiin Ya Rabbal Alamiin.

Wallahu A’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: