KH. Ihya’ Ulumuddin Selamat Dari Serangan Musuh-Musuhnya

KH. Ihya’ Ulumuddin Selamat Dari Serangan Musuh-Musuhnya. Kita rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk membaca kisah-kisah percintaan yang tiada gunanya untuk kehidupan akhirat kita kelak, tetapi kita tidak sempat untuk membaca kisah dan menyebutkan nama orang-orang soleh meski hanya sekejap. Padahal hal itu sangat bermanfaat buat masa yang akan datang. Bagaimana tidak, dengan menyebutkan nama-nama orang soleh maka rahmat Allah akan turun.

Pada suatu kesempatan kali Ustadz Imam Mawardi memaparkan kisah perjuangan KH Ihya’ Ulumiddin.

KH Ihya’ Ulumiddin adalah Ma’had Nurul Haromain Ngroto Pujon Malang adalah santri dari Abuya As Sayyid Muhammad al Maliki. Hubungan antara murid dan guru ini terus berkesinambungan hingga saat ini, saat pesantren Abuya telah diasuh oleh As Sayyid Ahmad bin Muhammad al Maliki.

Wujud dari hubungan ini salah satunya adalah hingga kini mayoritas santri Indonesia yang bermaksud untuk mondok di Rushaifah Makkah harus terlebih dulu berstatus sebagai santri Ma’had Nurul Haromain Ngroto Pujon Malang. Saat Abina KH Ihya’ Ulumiddin mengembangkan tugas dakwah di Ngoro Pujon Malang mendapatkan banyak tantangan dari masyarakat dan atau tokoh masyarakat yang memiliki pemahaman kejawen dan darmo gandul.

Mereka melakukan serangan sihir hingga fisik. Salah satu cara menghabisi nyawa Abina adalah memotong selang rem mobil taff merah milik beliau.Taff merah yang selang minyak rem dalam kondisi terpotong ditumpangi beliau dalam perjalanan dari Pujon ke arah Jombang.

Setelah nyampek di Kandangan diperiksakan di bengkel Kandangan ternyata selang udah terputus karena digergaji orang. Tentu saja harapanya nyawa Abina melayang bersama taff merah di saat perjalanan di tepi jurang Pujon, Ngantang atau Kasembon.

Namun Allah Ta’ala masih memberi pertolongan sehingga mobil bisa berjalan normal walau harus mengisi minyak rem di perjalanan tersebut. Kata Abina, jika diukur dengan nalar manusia maka mobil udah masuk jurang. Namun irodah Allah Ta’ala punya kehendak lain.

Beliau selamat hingga dapat meneruskan perjalan dakwah. Alhamdulillah

Wallahu A’lam

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: