Ranting-Ranting Kehinaan Itu Berasal Dari Benih Ketamakan (Hikmah Ke-Enampuluh)

Ranting-ranting kehinaan itu dari benih ketamakan

مَا بَسَقَتْ أَغْصَانُ ذُلٍّ إِلاَّ عَلَى بَذْرِطَمَع

Janganlah engkau menanam benih ketamakan di dalam hatimu, maka akan tumbuh pohon kehinaan yang rantingnya bercabang-cabang. Sesungguhnya tamak adalah dasar dari semua penyakit-penyakit hati, yang akan membawa pelakunya kepada kehancuran.

Orang yang tamak akan senantiasa menjilat kepada manusia untuk mewujudkan segala keinginannya. Ia sama sekali tidak memiliki cahaya keyakinan di dalam hatinya. Padahal seorang mukmin harus menjaga diri dan kemuliaan imannya.

Allah berfirman,

وَلِلَّهِ الْعِزَّةُ وَلِرَسُولِهِ وَلِلْمُؤْمِنِينَ

Kemuliaan itu hanya bagi Allah, para rasul-Nya, dan orang-orang mukmin. (QS. Al-Munafiqun: 8).

Sesungguhnya sebuah kemuliaan tidak akan didapatkan kecuali dengan bergantung kepada Allah, dan bukan kepada selain-Nya. Dan berharap dan tamak kepada sesuatu selain Allah adalah kehinaan.

Syekh Abdul Majid, Syarhu Kitabil Hikam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: