Nabi Muhammad Adalah Manusia, Tetapi Bukan Manusia Biasa

Allah berfirman,

يَا أَهْلَ الْكِتَابِ قَدْ جَاءَكُمْ رَسُولُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ كَثِيرًا مِمَّا كُنْتُمْ تُخْفُونَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ قَدْ جَاءَكُمْ مِنَ اللَّهِ نُورٌ وَكِتَابٌ مُبِينٌ

Wahai ahlul kitab, sungguh Rasul Kami telah datang kepadamu dan menjelaskan kepadamu banyak hal dari isi kitab yang kamu sembunyikan dan banyak pula yang dibiarkannya. Sungguh telah datang kapadamu cahaya dari Allah dan kitab yang menjelaskan. (QS. Al-Maidah: 15).

Allah juga berfirman,

وَدَاعِيًا إِلَى اللَّهِ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيرًا

Muhammad adalah pendakwah yang mengajak manusia menuju Allah dengan izin-Nya, dan dia adalah lampu yang bersinar. (QS. Al-Ahzab: 46).

Nabi Muhammad SAW adalah cahaya yang nyata. Boleh kita mengatakan bahwa Muhammad adalah cahaya, karena Allah juga mengatakannya. Diriwayatkan bahwa para sahabat mengatakan inna wajhahu kal qomar. (sesungguhnya wajah nabi bagaikan rembulan) (HR. Nasa’i, Thabrani).

Diriwayatkan bahwa ketika nabi Muhammad masuk ke Madinah, segala sesuatu yang berada di dekatnya menjadi bercahaya. Dan ketika beliau wafat semuanya menjadi gelap. (HR Ahmad dan at-Turmudzi). Dan masih banyak riwayat lainnya yang mengatakan bahwa nabi Muhammad adalah cahaya.

Meskipun Muhammad itu cahaya, namun beliau tetap seorang manusia.

Allah berfirman,

قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُوحَى إِلَيَّ

Katakanlah wahai Muhammad, ‘aku adalah manusia seperti kalian, tetapi aku mendapatkan wahyu dari Allah’. (QS. Al-Kahfi: 110).

Dan sepantasnya kita mengimani apa yang telah ditetapkan oleh Allah atas nabi-Nya bahwa ia adalah manusia dan cahaya yang bersinar.

Adapun meyakini bahwa beliau adalah cahaya secara indrawi tidaklah bertentangan dengan unsur kemanusiaan nabi Muhammad. Bentuk bulan itu hakekatnya seperti padang pasir, namun ia bercahaya -yang cahayanya dapat ditangkap dengan panca indra-.

Dan nabi Muhammad SAW itu lebih baik dari pada bulan, bahkan lebih utama dari semua makhluk yang ada.

Mari kita memohon kepada Allah SWT agar senantiasa melimpahkan cahaya-Nya kepada kita semua. Amiin. Wal hamdulillahi robbil ‘aalamiin.

Syekh Ali Jum’ah, Al-Bayan

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: