Umat Muhammad Harus Mencintai Keluarga Nabi Muhammad SAW

Allah berfirman,

قُلْ لا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْرًا إِلا الْمَوَدَّةَ فِي الْقُرْبَى

Katakanlah (wahai Muhammad)! aku tidak meminta balasan dari kalian kecuali mencintai keluargaku. (QS. As-Syuro: 23).

Rasulullah SAW telah memerintahkan kepada kita untuk mencintai keluarga nabi dan mengikuti mereka. Nabi bersabda, anaa taarikun fiikum tsaqolaini, awwaluhuma kitaabulloh fihi hudan wa nuur. Fa khudzuu bikitaabillahi was tamsakuu bih, wa ahli baiti. Udzakkirukumulloha fii ahli baytii, udzakkirukumulloha fi ahli baytii, udzakkirukumulloha fi ahli baytii (aku tinggalkan untuk kalian 2 perkara. Yang pertama adalah kitab suci yang di dalamnya ada petunjuk dan cahaya. Ambillah kitab itu dan berpegang teguhlah kepadanya. Dan yang kedua adalah keluarga nabi. Aku mengingatkanmu kepada Allah dengan perantara ahli baitku.

Kemudian Husain berkata, “siapakah ahli bait Rasulallah wahai Zaid?, apakah istri-istri nabi juga termasuk ahli bait?. Zaid menjawab, “istri-istrinya termasuk ahli bait nabi. Ahli bait adalah orang yang menolak sodaqoh. Mereka adalah keluarga sayyidina ‘Ali, keluarga ‘Uqail, keluarga Ja’far, dan keluarga ‘Abbas.

Husain berkata, “apakah mereka semua orang-orang yang mengharamkan sodaqoh atas diri mereka?.“Iya”, jawab Zaid. Nabi Muhammad SAW bersabda, yaa ayyuhannas, inni qod taruktu fiikum maa in akhodztum bihi lan tadzillu, kitaaballah wa ‘ithrotii ahli baytii (wahai manusia, sesungguhnya aku telah meninggalkan sesuatu untuk kalian, jika engkau mengambilnya maka engkau tidak akan tersesat, yaitu kitab Allah (al-Qur’an dan al-Hadits) dan keluargaku) (HR Ahmad, Muslim).

Kita wajib mencintai Allah dengan cinta dari hati yang terdalam. Karena cinta kepada Allah, kita mencintai Rasulullah. Dan karena cinta kepada Rasulallah, kita mencintai keluarganya. Keluarga rasul adalah keluarga yang mulia yang dilimpahi dengan kebaikan-kebaikan.

Mencintai keluarga nabi adalah perwujudan dan ekspresi cinta kepada nabi Muhammad SAW. Karena cinta kepada nabi, kita mencintai mereka. Sebagaimana cinta kepada nabi adalah ekspresi cinta kepada Allah. Dan karena mencintai Allah, kita mencintai segala kebaikan. Dan semuanya menuju satu arah dan tujuan, yaitu menggapai ridlo Allah SWT.

Adapun yang dianggap berlebih-lebihan dan yang dibenci oleh agama adalah dalam hal aqidah (keyakinan), bukan dalam cinta. Selama seorang muslim memiliki keyakinan yang benar, maka ia tidak berdosa ketika ia berlebih-lebihan dalam mencintai Rasulullah dan keluarganya.

Karena kita telah berkeyakinan bahwa tiada tuhan selain Allah. Kita juga beriman bahwa nabi Muhammad SAW adalah nabi-Nya. Seluruh nabi itu ma’shum (terjaga), dan orang-orang selain nabi -baik dari keluarga maupun sahabat- tidak terjaga dari dosa. Akan tetapi mereka mahfudz (terlindungi dari dosa) karena adanya penjagaan Allah atas orang-orang soleh. Dan mereka semua adalah orang-orang soleh pilihan Allah.

Secara syar’i boleh hukumnya apabila mereka tergelincir dalam suatu maksiat atau melakukan suatu dosa besar. Akan tetapi karena penjagaan Allah, mereka tidak melakukannya. Selama seorang muslim memiliki keyakinan yang benar dan berakidah yang kuat, maka ia dibolehkan untuk berlebih-lebihan dalam mencintai ahli bait dan keluarga nabi dengan segenap hatinya.

Mencintai keluarga nabi adalah derajat yang agung yang dianugerahkan Allah kepada orang-orang yang Ia cintai. Semakin bertambahnya cinta seorang muslim kepada keluarga nabi, maka semakin bertambah pula derajatnya di sisi Allah. Sehingga ia akan mendapatkan derajat orang-orang soleh.

Cinta kepada ahli bait adalah tanda ia mencintai Rasulullah SAW. Dan mencintai Rasululloh adalah tanda ia mencintai Allah SWT. Wallahu ta’ala a’la wa a’lam.

Syekh Ali Jum’ah, Al-bayan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: