Menyadari Bahwa Sekarang Adalah Zaman Akhir Yang Sangat Dekat Dengan Hari Kiamat

Hal yang paling dekat dengan manusia adalah kematian. Kematian selalu mengintai setiap manusia dimana dan kapan pun. Apabila ajal yang ditetapkan Allah telah habis maka Allah pasti akan mencabut nyawanya. Tidak ada makhluk satu pun di alam semesta yang mampu menangguhkan waktu kematian.

Allah berfirman,

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلا يَسْتَقْدِمُونَ

Maka apabila telah datang waktunya, mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya. (QS. Al-A’raf: 34).

Apabila manusia masih terlena dengan kesenangan duniawi lalu menganggap bahwa kematian masih jauh, maka lihatlah tanda-tanda hari kiamat. Kiamat adalah hancurnya alam semesta, yang berarti segala apa yang ada di dalamnya juga akan hancur. Semua makhluk akan hancur di hari kiamat, tiada yang hidup kecuali hanya Allah yang Maha Tunggal. Dialah Dzat Yang Maha Akhir.

Zaman ini adalah zaman akhir. Hampir semua tanda-tanda kiamat yang telah dikabarkan oleh Rasulullah SAW di dalam hadits-haditsnya telah tampak. Apa yang belum ada, telah turun salju di Arab Saudi, aurat diumbar di mana-mana, bencana dan gempa bumi yang dahsyat telah terjadi, lubang-bunag besar telah terbentuk dengan sendirinya, kemaksiatan merajalela, manusia sepeti binatang yang tidak malu melakukan persetubuhan di tempat-tempat umum, fitnah, saling membunuh antar kelompok-kelompok islam, dll.

Umur umat Muhamad tidak lama lagi, bahkan nabi Muhammad SAW telah bersabda,

بُعِثْتُ أَنَا وَ السَّاعَة كَهَاتَيْنِ

Aku diutus, aku dan hari kiamat seperti ini (dengan menunjukkan jari tengah dan jari telunjuk). (HR. Bukhari).

Hadits di atas menunjukan kedekatan nabi Muhammad dengan datangnya hari kiamat. Saat ini, umur umat Muhammad telah mencapai 1.300 tahun lebih, dan akan terus berjalan mendekati hari kiamat.

Namun, tanda-tanda hari kiamat itu seolah-olah tidak ada bagi mereka yang telah tenggelam di dalam kesenanga hawa nafsu. Permainan dunia yang begitu mengasyikkan menghalangi akal mereka untuk berfikir dan sejenak merenungkan bagaimana nasib mereka setelah hari kiamat. Mereka sama sekali tidak menganggap penting hari kiamat. Meskipun mereka percaya dengan hari kiamat, tetapi mereka seperti tidak percaya dengan hari kiamat.

Apabila mereka benar-benar beriman pada hari kiamat pasti mereka akan mempersiapakannya dengan sebaik-baiknya. Mereka pasti segera bertaubat lalu mengisi seluruh waktunya dengan amal shaleh. Mereka akan aktif untuk menghadiri majlis ilmu, pengajian, dan perkumpulan dzikir dan maulid.

Sunggguh kiamat tidak terjadi kecuali setelah tercapai kemajuan di berbagai bidang. Dan pada saat ini semua bidang kehidupan telah mencapai puncaknya. Apa yang tidak kita temukan di zaman ini, ponsel dengan kecanggihannya, televisi dengan berbagai macam merk dan kualitasnya, mobil mewah, pesawat, kapal selam, satelit, roket, peralatan tempur, gedung-gedung yang menjulang tinggi menembus angksa, dll.

Mari kita merenungkan sejenak tentang kehidupan setelah kematian, alam setelah terjadinya hari kiamat, dan hari pertanggung jawaban amal. Semoga dengan memperbanyak mengingat kematian, Allah menjaga kita dari hal-hal buruk sampai Allah menyelamatkan dan memasukkan kita semua ke dalam surga-Nya, Amiin Yaa Rabbal Aalamiin.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: