Nasab Nabi Muhammad SAW adalah Nasab Termulia

Nasab Nabi Muhammad SAW adalah Nasab Termulia. Muhammad SAW adalah manusia yang termulia. Nabi bersabda, ana sayyidu waladi aadam wa laa fakhr (aku adalah tuannya anak adam dan aku tidak sombong) (HR. Ahmad, Muslim). Nabi Muhammad SAW adalah makhluk yang paling mulia, bahkan beliau lebih mulia dari pada ‘arsy. Tidak boleh ada makhluk manapun yang dipuji melebihi pujian kepada nabi Muhammad SAW.

Nasab adalah salah satu hal yang harus dipuji dari diri nabi Muhammad SAW. Allah SWT telah memuji nasab nabi Muhammad yang mulia di dalam al-Qur’an.

Allah berfirman,

وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ

Nur Muhammad itu berpindah-pindah dari nabi Adam sampai badan nabi Muhammad dengan melalui orang-orang yang bersujud. (QS. As-Syu’ara: 219).

Mengenai ayat ini Ibnu Abbas rodliyallahu ‘anhuma berkata, “sesungguhnya nabi Muhammad SAW ada di dalam tulang rusuk nabi Adam, Nuh, Ibrahim, sampai ia keluar dan diangkat menjadi nabi”. (tafsir at-thobari).

Nasab Muhammad adalah nasab yang terbaik. Nabi bersabda, innallaha isthofa min waladi ibroohima ismaa’il, was thofa min waladi ismaail bani kinanah, was thofa min bani kinanah quroisyan, was thofa min quraisy bani hasyim, was thofaani min banii hasyim (sesungguhnya Allah telah memilih Ismail dari anak cucu Ibrahim, lalu memilih Kinanah dari anak-anak Ismail, lalu memilih Quraisy dari anak-anak Kinanah, lalu memilih Hasyim dari suku Quraisy, dan memilihku dari Bani Hasyim) (HR. Ahmad, Muslim).

Dari Abbas rodliallahu ‘anh, beliau berkata, Rasulullah SAW bersabda, innallaha kholaqol kholqo faja’alani min khoirihim, wa min khoiri qornihim, tsumma takhoyyaro al qobaail, fa ja’alani min khoiriqobiilah, tsumma takhoyyarol buyuuta, fa ja’alani min khoiri buyutihim, fa ana khoiruhum nafsan wa khoiruhum baytan (sesungguhnya Allah menciptakan makhluk, dan menjadikan aku makhluk yang terbaik. Ia menjadikan abadku sebagai abad yang terbaik, menjadikanku kabilah yang terbaik, rumah tangga yang terbaik, dan jiwa terbaik) (HR. Ahmad, Tirmidzi).

Dialah Tuan kita sayyidina Abul Qosim Muhammad bin Abdillah bin Abdil Mutholib bin Hasyim bin ‘Abdi Manaf bin Qushoy bin Kilab bin Murroh bin Lu’ai bin Gholib bin Fahr bin Malik bin Nadzor bin Kinanah bin Khuzaimah bin Ilyas bin Mudzor bin Nazar bin Ma’d bin ‘Adnan. Sedangkan ibunya adalah sayyidah Aminah binti Wahb bin Abdi Manaf bin Zahroh bin Kilab.

Demikianlah nasab dari makhluk yang paling mulia. Semoga Allah SWT memberikan limpahan kebaikan kepada kita semua di dunia dan akherat dengan berkah dan syafa’at dari nabi Muhammad SAW. Walhamdulillahi robbil ‘alamin.

Syekh Ali Jum’ah, Al-Bayan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: