Allah Tidak Terhijab, Tetapi Manusialah Yang Terhijab (Hikmah Ke-tigapuluh tiga)

الْحَقُّ لَيْسَ بِمَحْجُوْبٍ، وَإِنَّمَا الْمَحْجُوْبُ أنْتَ عَنِ النَّظَرِ إِلَيْهِ، إِذْ لَوْ حَجَبَهُ شَيْءٌ لَسَتَرَهُ مَاحَجَبَهُ، وَلَوْكَانَ لَهُ سَاتِرٌ لَكَانَ وُجُوْدُهُ حَاصِرٌ، وَ كُلُّ حَاصِرٍ لِشَيْءٍ فَهُوَ لَهُ قَاهِرٌ، وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ

Al-Haq tidak dihijab, tetapi yang terhijab adalah engkau -dari memandang-Nya-. Apabila Allah terhijab, maka sesuatu yang menghijab itu menutupi Allah.

Dan apabila Allah tertutup oleh sesuatu, berarti sifatnya terbatas. Padahal ‘terbatas’ adalah sifat makhluk yang mustahil bagi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Meliputi hamba-hamba-Nya

Sesungguhnya Allah SWT tidak terhijab, karena yang terhijab itu adalah makhluk. Terhijabnya makhluk dari memandang Allah dikarenakan hatinya masih terjangkit dengan banyak penyakit.

Apabila engkau menginginkan wushul, carilah penyakit-penyakit hatimu lalu obatilah, niscaya hijab yang menghalangimu dari memandang Allah itu akan terangkat. Dan pada akhirnya engkau akan naik ke maqom ihsan -yang juga diistilahkan dengan maqam musyahadah (memandang Allah)-.

Ketika menjelaskan akan ketidakmungkinan Allah terhijab oleh ‘sesuatu’, pengarang mengatakan bahwa jika Allah terhijab dengan sesuatu, maka sesuatu itu telah menutupi-Nya. Dan jika Allah tertutup, maka sifat-Nya ‘terbatas’ dan ‘diliputi’, dan hal ini mustahil bagi Allah.

Allah berfirman,

وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ

Dan Dialah yang berkuasa atas sekalian hamba-hamba-Nya. (QS. Al-An’am: 18).

Syekh Abdul majid, syarkhu kitabil hikam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: