Gus Dur Kedatangan Tamu Yang Tak Kasat Mata

Pada suatu malam, Gus Dur sedang berbinang-bincang asyik dengan beberapa teman dan santrinya di ruang tamu. Di tengan perbincangan tiba-tiba Gus Dur menyuruh semua tamunya untuk keluar sebentar, karena akan ada tamu. Mereka pun keluar meninggalkan Gus Dur sendirian.

Tamu-tamu yang berada di luar rumah penasaran, siapa gerangan tamu yang akan datang. Tidak terlihat tanda-tanda ada tamu yang akan datang. Kedaaan begitu sunyi. Nurudin Hidayat -santri Gus Dur- pun bertanya kepada pos penjaga di depan rumah, “apa akan ada tamu yang datang pak?”, penjaga menjawab, “malam ini tidak ada jadwal kedatangan tamu”.

Kemudian ia bertanya kepada paspampres yang setia mengawal Gus Dur, namun jawaban mreka juga sama. 15 menit kemudian semua tamu disuruh untuk masuk kembali. Rasa penasaran yang terus berkecamuk di dalam dada memberanikan Nurudin untuk bertanya, “tamu siapa Gus?”, “sesepuh”, jawab Gus Dur singkat. Ingin memancing agar Gus Dur memberitahukan siapa yang datang, Nurudin melanjutkan, “apakah Sunan Ampel Gus?”, Gus Dur menjawab, “Sunan Ampel yang paling sering”.

Nurudin Hidayat menceritakan bahwa kejadian yang serupa juga sering terjadi -kira-kira antara pukul 22.30-23.00 WIB-. Ia juga menuturkan bahwa al-marhum Kyai Mutamakkin -kakek buyut Gus Dur- yang berasal dari Kajen Pati, Jawa Tengah juga sering datang. Para Wali Allah itu masih terus berkomunikasi meski telah wafat. La haula wala quwwata illa billah.

Berbagai sumber

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: