Cara Menghadapi Rintangan Dan Kesulitan Hidup

Allah berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ (١٥٣)وَلا تَقُولُوا لِمَنْ يُقْتَلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتٌ بَلْ أَحْيَاءٌ وَلَكِنْ لا تَشْعُرُونَ

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu ) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup. Tetapi kamu tidak menyadarinya. (QS. Al-Baqarah: 153-154).

# Kesulitan dan Permasalahan

Kehidupan ini penuh dengan kesulitan dan permasalahan. Apabila manusia tidak membekali dirinya dengan senjata iman dan hubungan yang kuat kepada Allah, maka ia akan mengalami kegagalan. Ia akan hancur seperti hancurnya bangunan yang rapuh. Oleh karena itu, Allah Swt. memerintahkan kepada orang-orang mukmin agar senantiasa memohon pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat, ketika menghadapi kesulitan hidup. Sabar bukanlah merasa malas, rendah diri, dan berputus asa.

Tetapi sabar adalah merasa percaya diri dan menganggap kecil dan ringan atas setiap kesulitan yang menghadangnya, diiringi dengan terus berusaha sekuat tenaga untuk mengatasinya. Apabila seorang muslim melakukan hal itu sambil membawa senjata iman kepada Allah dan percaya penuh pada qadha dan takdir-Nya, maka ia akan sukses dan ia dapat melewati setiap kesulitan dengan selamat.

Kemudian Allah melarang kaum muslimin untuk meyakini dengan mengatakan bahwa para syuhada’ (orang-orang yang mati syahid) telah berakhir hidupnya setelah mereka meninggal dalam jihad melawan orang-orang kafir.

Sesungguhnya mereka telah memulai kehidupan yang baru dimana arwah mereka mendapatkan kenikmatan yang melimpah, hingga nanti Allah membangkitkan mereka di hari kiamat kelak dan Ia akan menempatkan mereka di surga yang paling tinggi bersama dengan para nabi dan para kekasih Allah. Meskipun sekarang kita tidak bisa merasakan kehidupan ini, karena kehidupan mereka tidak sama dengan kehidupan kita.

Allah berfirman,

وَلا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتًا بَلْ أَحْيَاءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ (١٦٩)فَرِحِينَ بِمَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ وَيَسْتَبْشِرُونَ بِالَّذِينَ لَمْ يَلْحَقُوا بِهِمْ مِنْ خَلْفِهِمْ أَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ

Janganlah engkau mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati, tetapi mereka hidup disisi Tuhannya lagi diliputi limpahan rezeki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS. Ali-Imraan: 169-170).

#PELAJARAN YANG DAPAT DIPETIK

  1. Wajib bagi setiap mukmin untuk memohon pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat ketika menghadapi kesulitan hidup.
  1. Sesungguhnya Allah akan memberi pertolongan kepada orang-orang yang sabar.
  1. Para syuhada’ itu hidup di dalam kuburnya dan mereka mendapatkan kenikmaan dari Allah, meskipun kita tidak bisa melihatnya di dunia.
  1. Seorang mukmin tidak boleh takut berjihad dijalan Allah, karena orang-orang yang wafat di jalan Allah akan mendapatkan tempat yang mulia di sisi-Nya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: