Rasulullah Menjenguk Orang Sakit

Sa’ad bin Ubadah radliyallahu ‘anh mengeluh karena suatu penyakit yang dideritanya. Mendengar hal itu, Rasulullah bersama sejumlah sahabat yaitu; Abdurrahman bin Auf, Sa’ad bin Abi Waqash, dan Abdullah bin Mas’ud berangkat menjenguknya.

Sesampainya di kediaman Sa’ad, mereka mendapati Sa’d sedang tidak sadarkan diri. Rasulullah bertanya, “apakah ia sudah meninggal dunia?”, para sahabat menjawab, “belum wahai Rasulullah”, Rasulullah kemudian menangis.

Ketika para sahabat melihat Rasululah menangis, mereka pun ikut menangis. Kemudian beliau bersabda, “ketahuilah, sesungguhnya Allah tidak menyiksa karena keluarnya air dari mata dan tidak pula karena kesedihan hati. Tetapi Allah menyiksa karena ini (sambil beliau menunjuk pada lidahnya), ataukah Allah akan memberikan rahmat-Nya karena lidahnya”.

Demikianlah kasih sayang Nabi Muhammad SAW, hingga air mata beiau berlinang saat menjenguk salah seorang sahabatnya yang sedang sakit. Dapatkah kita bayangkan bagaimana perasaan Sa’ad bin Ubadah setelah sadar dari pingsannya dan mengetahui bahwa Rasulullah SAW dan para sahabatnya menjenguk dirinya?!.

Bagaiman pula perasaan keluarga Sa’ad dengan kunjungan Rasul dan para sahabat?!, tentu mereka sangat bahagia. Kunjungan kekasih Allah yang akan membawa rahmat bagi seluruh isi rumah. Inilah kasih sayang Rasulullah yang memang diutus sebagai rahmat, wujud kasih sayang Allah bagi alam semesta.

Habib Noval bin Muhammad Alydrus, sehari bersama rasul

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: