Kyai Kholil Menolong Penumpang Kapal Yang Tertinggal

Karomah diberikan Allah kepada orang yang tidak sembarangan. Orang yang mendapatkan karomah oleh Allah akan menjaganya dengan rapat-rapat. Ia tidak ingin ada seorang pun yang mengetahuinya. Akan tetapi pada akhirnya semuanya terkuak setelah sang wali Allah meninggal dunia.

Dikisahkan, ada sepasang suami istri yanng ingin menunaikan Rukun Islam yang ke-lima. Dahulu belum ada pesawat terbang, sehingga semua yang hendak pergi haji harus melewati jalur laut. Sepasang suami istri telah berada di dalam kapal yang akan siap berangkat.

Tetapi, sang istri tiba-tiba ingin sekali makan anggur, ia meminta kepada suaminya untuk mencarikannya. Karena kasihan pada istrinya ia segera keluar kapal, barangkali ada penjual buah yang menjual anggur. Setelah mencari kesana kemari akhirnya ia menemukannya, hatinya lega.

Namun ketika ia kembali ke kapal, ternyata kapal telah menjauh dari pelabuhan. Ia merasa sangat kebingungan, tidak tahu apa yang mesti diperbuat. Dia terus menatap kapal dengan pikiran yang carut marut. Dalam keadaan seperti itu tiba-tiba datang seorang laki-laki, ia kemudian menanyakan apa yang terjadi.

Mendengar apa yang diceritakannya, laki-laki tadi meyarankannya untuk pergi menemui Kyai Kholil di daerah Bangkalan. Ia segera menuju kesana. Sesampainya di kediaman Kyai Kholil, ia segera mengutarakan permasalahannya. Di luar perkiraan, Kyai Kholil menolak permintaannya sambil berkata, “saya tidak mau, itu kan tanggung jawab petugas pelabuhan”.

Sang suami agak kecewa mendengarnya, dan ia segera kembali ke pelabuhan untuk mengusahakan kepada petugas pelabuhan. Di pelabuhan, ia bertemu lagi dengan laki-laki tadi. Laki-laki itu menyuruhnya agar ia kembali kepada Kyai Kholil, ia menurutinya, tetapi lagi-lagi Kyai Kholil menolak. Laki-laki itu tetap menyuruhnya kembali, begitu seterusnya sampai tiga kali.

Akhirnya Kyai Kholil berkata, “ya sudah, karena anda sudah datang ke sini tiga kali, saya akan berusaha menolong, tetapi ada syaratnya ya”. Tanpa pikir panjang ia segera menyanggupinya, “apa pun syaratnya akan saya penuhi kyai”. Kyai Kholil berkata, “tolong sebelum saya mati, apa yang nanti terjadi pada anda jangan sampai diceritakan kepada orang lain”, “baik kyai”, ucapnya tegas.

Kemudian Kyai menyuruhnya untuk memegang aggurnya kencang-kencang dan menutup matanya rapat-rapat. Setelah beberapa menit, ia membuka matanya. Dan ia tercengang dengan apa yang terjadi. Dengan perasaan gembira luar biasa sekaligus heran tidak percaya dengan apa yang dialaminya. Ia telah berada di dalam kapal itu.

Ia segera mencari istrinya di salah satu ruang di dalam kapal itu. Begitu senangnya sang istri melihat suaminya telah mendapatkan anggur yang diinginkannya. Tetapi anehnya sang istri tidak menyadari tentang kejadian yang menimpa suaminya. Ia hanya merasakan suaminya pergi sebentar, lalu kembali dengan membawa anggur. Subhaanallah, laa haula walaa quwwata illaa billaah.

Berbagai sumber

Baca Juga : Nasihat-Nasihat Emas Dari Hadis-Hadis Rasulullah SAW

Kholil Muda Melihat Berkat Di Atas Kepala Kyai

Petuah Petuah Syekh Universitas Al-Azhar Kairo

Pentingnya Istiqomah

 

2 tanggapan untuk “Kyai Kholil Menolong Penumpang Kapal Yang Tertinggal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: