Kalam Indah Abuya As-Sayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maliki Al-Hasani

Kalam Indah Abuya As-Sayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maliki Al-Hasani.

  1. Wajib bagi kalian untuk senantiasa menyebarkan ilmu, berdakwah, dan mengikuti ajaran salaf (ulama yang mengikuti jejak tabi’in, sahabat, dan nabi Muhammad Saw.).
  1. Orang yang celaka adalah orang yang keluar dari ajaran salaf.
  1. Orang yang celaka adalah orang yang terhalang dari mengikuti jejak ulama salaf.
  1. Sungguh beruntung dan selamat, orang yang mengikuti jejak ulama salaf.
  1. Orang yang selalu melakukan bid’ah, dikhawatirkan mati dalam keadaan su’ul khaatimah.
  1. Mulailah dari yang sedikit, maka akan menjadi banyak.
  1. Janganlah kalian mendatangi wargamu dengan membawa sesuatu yang nyleneh -meskipun kamu dalam posisi benar-, gunakanlah siasat yang benar.
  1. Ilmu bukan semata-mata benda peninggalan atau warisan.
  1. Agama Islam menerima pesan akal, namun tidak bisa diatur oleh akal.
  1. Aku selalu bersyukur kepada Allah yang telah menjadikan santri-santriku para pemimpin dan pengajar di negara mereka, aku sangat bangga dengan mereka, aku selalu berdoa, semoga Allah menjadikan mereka bermanfaat bagi negara dan bangsanya.
  1. Pemberianku adalah murni hadiah dan berkah, bukan balasan atau imbalan.
  1. Barangsiapa yang merasa sudah sampai, berarti ia telah merusak permulaannya.
  1. Barangsiapa yang mengira ia sudah sampai, maka sebenarnya ia telah terputus.
  1. Barangsiapa yang mengira dirinya sudah selesai, sebenarnya ia belum memulai.
  1. Sedikit tapi mantap, lebih baik dari pada banyak tetapi ngawur.
  1. Sedikit yang disertai keberlanjutan, lebih baik dari pada banyak tetapi diikuti keterputusan.
  1. Apabila seseorang menginginkan kebaikan dan kebahagiaan akhirat, maka Allah akan membukakan baginya segala pintu kebaikan.
  1. Merasalah cukup dengan sedikit yang kamu miliki, ketika engkau akan menyebarkan ilmu.
  1. Aku akan mendatangi ilmu walaupun ke tempat yang sangat jauh, karena ilmu itu harus didatangi, bukan yang mendatangi.
  1. Seorang santri tidak boleh merasa gengsi untuk melakukan pekerjaan rumah.
  1. Seorang santri tidak boleh merasa gengsi untuk membantu keluarganya.
  1. Orang alim tidak boleh merasa gengis untuk belanja di pasar.
  1. Orang alim tidak tercela lantaran berbelanja di pasar, sebab ia lebih mengerti kepentingan dirinya.
  1. Seharusnya seorang santri adaah mansuia yang paling jauh dari perkara-perkara yang hina.
  1. Sebaik-baik amal adalah memenuhi kebutuhan orang lain.

Nubdzah min aqwaali wa hikami Al-Waalid Al-Habiib Muhammad bin Alawi Al-Maliki Al-Hasani radhiyallaahu ‘anh

Baca Juga : Nasehat Mutiara dari As Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki

 

Satu pendapat untuk “Kalam Indah Abuya As-Sayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maliki Al-Hasani

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: