Di Tangan Umat Islam, Tanggung Jawab Dunia

Di Tangan Umat Islam, Tanggung Jawab Dunia. Keburukan akhlak umat muslim dapat menyebabkan rusaknya kehidupan dunia. Sebaliknya, kebaikan umat muslim adalah kebaikan bagi kehidupan di dunia. Ini bukanlah fanatisme berlebihan dari pemeluk Agama Islam, tetapi inilah kenyataannya. Islam adalah agama terakhir, Nabi Muhammad Saw. adalah nabi terakhir, dan umat Muhammad adalah umat yang terakhir. Allah memikulkan beban dakwah kepada umat Muhammad, umat agama Islam yang diridhai Allah Swt.

Disamping memikulkan umat Muhammad dengan beban dakwak, Allah juga memikulkan tugas berat kepada mereka sebagai pemakmur bumi.

Allah berfirman,

وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا

Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia, dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. (QS. Al-Baqarah: 143)

Allah berfirman,

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. (QS. Ali Imraan: 110).

Umat Islam adalah umat yang kelak akan menjadi saksi di hari kiamat. Umat Islam adalah orang-orang yang memikul tanggung jawab penuh atas kedamaian, ketentraman, serta memikul beban berat untuk mengajak manusia kepada kebaikan dan mencegah mereka dari keburukan. Apabila akhlak orang-orang Islam telah rusak dan mereka meninggalkan apa-apa yang dibebankan Allah kepada mereka, maka rusaklah kehidupan dunia. Oleh karena itu ketika seorang raja Persia, Rustam, bertanya kepada seorang utusan Rasulullah, Ruba’i bin Amir kepadanya, “apa yang engkau bawa?”, ia berkata, “Allah telah mendatangkan kami untuk mengeluarkan manusia, dari kesalahan penyembahan kepada sesama manusia, menuju pada kebenaran penyembahan kepada Allah Swt., memberitahukan manusia dari sempitnya dunia kepada luasnya akhirat, dan memperingatkan mereka dari kejahatan agama-agama kepada keadilan Agama Islam”. (dikutip dari kitab Tarikh Thabari).

Tanggung jawab dan cahaya yang diberikan Allah kepada umat Islam, menuntut mereka untuk mendatangi manusia dan menyelamatkannya, mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya yang terang benderang. Tetapi apabila Umat Islam meninggalkan tugasnya, maka kehidupan akan menjadi rusak, karena merekalah yang membawa cahaya Allah, cahaya yang menerangi jalan umat manusia. Dan apabila umat Islam telah berada dalam kegelapan karena cahayanya mati, tidak ada lagi yang menerangi jalan. Namun Allah yang akan menyempurnakan sinarnya.

Allah berfirman,

يُرِيدُونَ لِيُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَاللَّهُ مُتِمُّ نُورِهِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ

mereka ingin mematikan cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka, akan tetapi Allah akan tetap menyempurnakan cahaya-Nya, meskipun orang-orang kafir itu tidak menyukainya. (QS. As-Shaff: 8).

Mari kita memohon pertolongan kepada Allah dari gelapnya dunia.

Syaikh Ali Jum’ah, Al-Bayan Lima Yusyghilul Adzhaan

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: