Ibadah Harus Menggunakan Ilmu Yang Benar

  1. Umar bin Khattab Ra. berkata: “Orang yang tidak mengerti hukum agama tidak diperkenankan melakukan transaksi jual beli di pasar kami. Karena sesungguhnya orang yang tidak mengerti hukum akan makan riba tanpa menyadarinya”. {An-Nashaa’ih Ad-Diiniyah}.
  1. Umar bin Abdul Aziz berkata: “Barangsiapa beramal tanpa didasari ilmu, maka sesuatu yang merusaknya lebih banyak dari pada sesuatu yang memperbaikinya”. {Fath Al-‘Allaam}.
  1. Andaikan ada seseorang yang beribadah kepada Allah Swt. seperti ibadahnya para Malaikat di langit, tetapi tanpa didasari ilmu, niscaya dia termasuk orang-orang yang merugi. {Al-Manhaj-As-Sawi, ‘Ilaajil Amraadh Ar-Raadhiyah}.
  1. Diceriatakan bahwa ada seseorang dari Maroko yang sangat tekun beribadah. Ia membeli keledai betina yang tidak ia gunakan untuk apapun. Ketika seseorang bertanya tentang alasan ia menahan keledai betina tersebut, ia menjawab: “Aku tidak memilikinya kecuali hanya untuk menjaga kemaluanku”. Sebelumnya, ia tidak mengetahui larangan menyetubuhi hewan. Maka ketika mengetahuinya, ia langsung menangis sejadi-jadinya. {Al-Manhaj As-Sawi, Risalah Mu’awanah}.
  1. Diceritakan ada seseorang yang tidak pernah mengusap kepalanya ketika berwudhu selama 60 tahun. Ia menyangka bahwa mengusap kepala itu hukumnya sunah. Kemudian ia diperintahkan untuk mengulangi shalatnya selama masa itu.
  1. Ketika Habib Abdullah bin Husein bin Thahir masuk ke suatu daerah bersama dengan Habib Abdullah bin Umar bin Yahya, beliau berkata: “Kami telah membatalkan tiga ratus akad nikah, karena kami menemukan bahwa semua akad nikah itu tidak sah. Lalu kami perbaiki semua tersebut. Sesungguhnya tidak ada yang menyebabkan mereka melakukannya kecuali kebodohan”. {Kalam Al-Habib Alwi bin Syahab}.
  1. Ada seorang laki-laki masuk ke suatu desa. Penduduk desa mengira bahwa ia adalah ulama, padahal sebenarnya ia bukan ulama. Kemudian mereka menyuruhnya untuk memandikan mayat. Meski ia tidak mengetahui bagaimana cara memandikan mayat yang benar, ia tetap melakukannya. Ketika ia memandikannya, tiba-tiba mayat itu terjatuh dan masuk ke saluran pembuangan air, sementara orang-orang sedang menunggunhya di luar. Ketika mereka membuka pintu dan tidak melihat mayat itu bersamanya, lelaki itu berkata kepada mereka dengan perasaan takut: “Mayat kalian ini seorang wali Allah dan ia telah dibawa oleh Malaikat ke langit”.

Al-Habib Zain bin Ibrahim bin Sumaith, Al-Fawaa’id Al-Mukhtarah

One thought on “Ibadah Harus Menggunakan Ilmu Yang Benar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: